17:14 WIB
Sabtu, 19 Mei 2012
Jumat, 27 Januari 2012 15:04 WIB

50 Kampus Indonesia Masuk Program HELM USAID

Aliza Marcella
Duta Besar AS untuk Indonesia  Scot Marciel (Jaringnews/Johanes Sutanto)
Duta Besar AS untuk Indonesia Scot Marciel (Jaringnews/Johanes Sutanto)

Program ini untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas kampus di Indonesia.

JAKARTA, Jaringnews.com - Sebanyak 50 perguruan tinggi di Indonesia bakal dirangkul dan dikembangkan kualitasnya dalam Program Higher Education Leadership and Management (HELM) yang dicanangkan Badan Pembangunan Internasional Pemerintah Amerika Serikat (USAID) yang bekerja sama dengan Direktorat Jendral (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Program yang diluncurkan hari ini, Jumat (27/1/2012) di Gedung D Kantor Kemendikbud itu mengalokasikan dana sebesar US$19,7 juta atau setara dengan Rp170,5 miliar dalam program kepemimpinan dan manajemen universitas.

Proyek tersebut ditujukan bagi sepuluh perguruan tinggi utama yang telah memiliki nama besar dan sudah mapan, baik secara akademin atau pun reputasi. Kesepuluh universitas yang terpilih diharapnkan melakukan pembinaan kepada minimal lima universitas lain yang notabene-nya masih berada di bawah mereka. Sehingga nantinya, ada 50 PT yang benar-benar kuat dan bisa menularkan good attitude program HELM.

Dalam pidatonya, Duta Besar AS untuk Indonesia, Scot Marciel mengatakan, pihaknya melakukan pendekatan baru untuk meningkatkan pelayanan pendidikan tinggi. "Caranya dengan menurunkan biaya kuliah universitas dan meningkatkan kualitas pendidikan di 50 universitas di Indonesia," ujar Scot di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (27/1/2012).

Program yang akan dijalankan selama lima tahun ini dikoordinir oleh Jonathan Simon, VP dari Chemonics International yang akan dibantu oleh JBS international Inc., Aguire Division; University of Kentucky dan Indiana University.

(Aml / Kru)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini