14:00 WIB
Rabu, 3 September 2014
Sabtu, 14 Juli 2012 12:35 WIB

Romantisme Kota Bersejarah Romawi di Koeln, Jerman

Silvia Werner
Dom (Katedral Koeln) dengan gaya gothiknya tampak anggun berdiri bersanding dengan Gereja St. Georg. Foto diambil dari sisi lain pinggiran Sungai Rhein (Jaringnews/Silvia Werner)
Dom (Katedral Koeln) dengan gaya gothiknya tampak anggun berdiri bersanding dengan Gereja St. Georg. Foto diambil dari sisi lain pinggiran Sungai Rhein (Jaringnews/Silvia Werner)

Koeln menyimpan banyak peninggalan kejayaan zaman Romawi.

KOELN, Jaringnews.com - Ketika membicarakan kota-kota besar di Jerman yang bersejarah, kita tidak boleh melupakan Köln (Koeln). Di samping Trier, Köln yang dalam bahasa latin disebut  "Colonia“ (koloni) menjadi pusat pemerintahan Romawi di Germania. Dari kenyataan ini, tentu tidak mengherankan kalau sampai sekarang kota ini masih menyimpan banyak peninggalan zaman Romawi.

Koeln sendiri adalah kota keempat terbesar dari segi populasi di Jerman dan kota terbesar di negara bagian Nordrhein-Westfalen. Kota ini merupakan kota terpenting di Jerman dan merupakan ibukota bersejarah dari Rheinland. Koeln juga merupakan kota terbesar ke-16 di Uni Eropa.

Sebagai kota bersejarah dari zaman Romawi, Koeln menyimpan bangunan-bangunan istimewa. Sejak 1970an, bekas rumah gubernur kawasan “Germania Minor” yang telah ditemukan secara tidak sengaja pada waktu melakukan renovasi pondasi gedung walikota menjadi peninggalan masa kejayaaan Romawi yang hingga kini masih bisa dinikmati.

Praetorium dengan kekokohan tembok-tembok rumahnya, tangga dan kanal air hingga kini masih dibuka untuk umum. Kehadirannya menjadi pemandangan yang menarik bagi para pengunjung dan menjadi saksi bisu kejayaan Romawi. Sisa-sisa bangunan kuno ini menjadi penanda sejarah romawi yang sebagian besarnya masih “tertidur” di bawah permukaan kota Köln di masa kini dengan hingar-bingar kemodernannya.

Uniknya, jejak-jejak peninggalan Romawi dapat juga dinikmati di Museum Romawi yang terletak di pusat kota. Di samping peninggalan Romawi, ketika berbicara tentang Koeln, orang tidak bisa mengabaikan begitu saja Dom yang termasyur itu.

Sebagaimana pusat pemerintahan lama di Eropa, Köln juga memiliki banyak bangunan gereja dengan arsitektur yang menarik. Seperti telah disebutkan sebelumnya, bangunan yang terkenal dan menjadi magnet untuk para turis mancanegara adalah Dom atau biasa disebut Katedral Koeln.

Dom yang menjadi tempat ibadah umat Katolik ini mulai dibangun pada abad XIV. Sebelum Dom dibangun, sebenarnya sudah ada bangunan gereja besar di tempat yang sama. Dom dibangun karena kebutuhan khusus. Seperti diketahui, di dalam gereja ini terdapat relikwi Tiga Raja yang diyakini menjadi memberikan persembahan untuk Bayi Yesus. Relikwi ini ada di Köln sejak abad XI.

Karena banyak peziaran yang mendatangi Koeln maka diputuskan membangun Dom dengan maksud bisa menampung jumlah peziarah yang dari hari ke hari makin banyak. Koeln menjadi tempat yang diziarahi karena di tempat dimana Dom kini berdiri, pada masa Romawi menjadi tempat berkumpulnya jemaat Kristen Perdana.

Kini Dom berdiri kokoh. Dom sendiri memiliki ketinggian hampir 150m dan dengan demikian menjadi gedung yang tertinggi di dunia, setidaknya sampai sebelum menara Eiffel dibangun di Paris tahun 1889. Di dalam Dom dapat dilihat jendela dari kaca berwarna-warni dengan motif rohani atau yang masyur disebut dengan karya seni kaca patri dan altar kayu berukiran tiga dimensi.

Ketika pandangan menyasar ke sudut-sudut bangunan baik di dalam dan di luar Dom, kita bisa menyaksikan banyak patung para santo atau orang kudus yang diukir dengan batu. Kehadiran bangunan dengan arsitektuk bercorak Gothik ini sudah pasti mendatangkan decak kagum bagi para pengunjung.

Kalau cuacanya lagi baik, alangkah baiknya menyempatkan menyusuri jalan-jalan di pinggir Sungai Rhein yang menjadi pusat pertemuan para penduduk setempat dan para turis. Di sepanjang pinggir Sungai Rhein terdapat banyak restoran, cafe dan bar.

Di bagian kota lama yang di sepanjang Sungai Rhein ini terdapat juga Spa “Claudius-Therme”, kebun binatang, taman botani dan taman tempat bermain untuk anak-anak.

Berbagai fasilitas untuk memudahkan perjalanan menikmati kebun binatang, spa dan taman bermain dan tempat-tempat menarik lainnya di Koeln ada cable-car, bus city-tour dan kapal untuk tur keliling kota di atas Sungai Rhein. City-tour, misalnya, adalah pilihan yang paling menyenangkan karena dengan fasilitas ini kita bisa melihat bekas-bekas tembok dan gapura-gapura kota peninggalan abad pertengahan di Kota Koeln yang telah direnovasi dengan baik.

Nah, jika Anda membawa anak-anak, tempat wisata menarik untuk aktivitas bersama anak-anak adalah taman ilmu pengetahuan dan petualangan “Odysseum” (www.odysseum.de). Di 200 stasiun interaktif, anak-anak dan orang tuanya dapat belajar fakta menarik mengenai bidang-bidang cyberspace, biologi, bumi dan manusia. Tak kalah menariknya, tentunya Museum Cokelat yang terletak di pinggir Sungai Rhein. Museum Cokelat pasti bakal disenangi anak-anak. Apalagi, di tempat ini pengungunjung bisa mencicipi coklat ada.

(Sil / Deb)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini
  
  • Terpopuler
  • Terkomentari