18:57 WIB
Jumat, 19 Desember 2014
Selasa, 18 Oktober 2011 21:58 WIB

DPR Sahkan RUU Konvensi Diabilitas Menjadi UU

Jaring News
Rapat paripurna DPR RI
Rapat paripurna DPR RI

JAKARTA,Jaringnews.com - Rancangan Undang-Undang tentang Konvensi Mengenai Hak-hak Penyandang Disabilitas (RUU Disabitas) telah disahkan menjadi Undang-undang dalam Rapat Paripurna DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua DPR Pramono Anung di Gedung Nusantara, Selasa (18/10). 

“Pengesahan-pengesahan Konvensi Mengenai Hak-hak Penyandang Disabilitas memiliki nilai strategis dan sejarah baru dalam pembaruan sistem hukum nasional khususnya dalam hal pemenuhan hak-hak bagi penyandang disabilitas,”jelas Chairun Nisa, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI saat membacakan laporannya.

Chairul Nisa juga mengatakan bahwa walaupun sesungguhnya telah ada beberapa peraturan perundang-undangan yang memberikan jaminan dan perlindungan kepada pentandang disabilitas, namun dalam kenyataannya masih jauh dari harapan. Menurutnya, masih banyak yang belum diimplementasikan secara optimal seperti akses mendapatkan pekerjaan yang layak, pelayanan public dan kesetaraan derajat, harkat, dan martabat.

Saat menyampaikan laporannya itu, Chairun Nisa juga menyampaikan hal pokok yang mendasar untuk menjadi perhatian bersama dengan disahkannya RUU ini yaitu memastikan adanya jaminan kepastian hukum bagi penyandang disabilitas yang harus dipenuhi hak-haknya sesuai dengan apa yang terkandung dalam Konvensi Mengenai Hak-hak Penyandang Disabilitas sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

Selanjutnya dia menyampaikan bahwa yang perlu dilakukan adalah perencanaan dan pertimbangan yang sungguh-sungguh bahwa semua aspek baik sumber daya manusia, sarana dan prasarana yang tersedia dalam rangka mendukung implementasi rancangan UU Tentang Pengesahan Konvensi Mengenai Hak-hak Penyandang Disabilitas.

“Bahwa yang  terpenting adalah kesiapan bagi semua pemangku jabatan agar sungguh-sungguh melaksanakan Undang-undang Konvensi Mengenai Hak-hak Penyandang Disabilitas setelah disahkannya RUU ini,”tegas Chairun Nisa.

Dalam kesempatan itu, Pramono juga berpesan agar gedung rakyat (gedung DPR/MPR/DPD RI) dilengkapi dengan fasilitas bagi penyandang disabilitas. Hal itu disampaikannya  saat  mengetok palu tanda disahkannya RUU Konvensi Mengenai Hak-hak Penyandang Disabilitas menjadi Undang-undang.

“Dengan telah disahkannya UU tersebut, dengan itu pula kami menginginkan agar fasilitas gedung rakyat ini pun dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas bagi penyandang disabilitas, bukan berarti membangun gedung baru, tetapi menambahkan fasilitas,”ucapnya dan dilanjutkan dengan menutup Sidang Paripurna tersebut.

(Nvl / Nky)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini