09:42:32 WIB
Kamis, 20 Juli 2017
Rabu, 20 Maret 2013 , 18:37 WIB

Bamsoet Kena Batunya, Rekomendasinya Ditolak Timwas Century

Eben Ezer Siadari
36861-Bambang Soesatyo
Bambang Soesatyo

Bamoset tetap ngotot, bahkan dia menantang.

JAKARTA, Jaringnews.com - Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Timwas Century DPR dengan Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, hari ini (20/3), Bambang Soesatyo kena batunya. Alih-alih didukung oleh rekannya sesama Timwas Century, politisi yang getol mempolitisir kasus ini harus gigit jari karena usulnya dimentahkan sesama rekannya sendiri.

Kejadian ini bermula ketika RDPU tersebut hampir berakhir dan tiba pada proses pengambilan kesimpulan. Dalam draft yang disiapkan sekretariat DPR, ada poin kesimpulan yang mengatakan Timwas Century pada RDPU itu mengusulkan penyitaan atas lahan seluas 22 hektar yang telah dibeli oleh  PT Graha Nusa Utama (GNU) dari Yayasan Fatmawati.  

Timwas menilai GNU memperoleh aliran dana dari Robert Tantular yang notabene terpidana kasus Century. Oleh karenanya lahan 22 hektar itu direkomendasikan disita negara sebagai barang bukti.

Sebagaimana diketahui, GNU adalah anak usaha Ancora Land, perusahaan yang berafiliasi dengan Ancora Capital, perusahaan yang didirikan oleh Gita Wirjawan. Sebelumnya, dalam perkara keperdataan antara GNU dengan Yayasan Fatmawati, Direktur Utama GNU, Totok Kuntjoro, diketahui melakukan tindak pidana pencucian uang karena menerima aliran dana dari Robert Tantular, dan menempatkan dana itu di rekening GNU

Bambang Soesatyo yang sejak pagi sangat menggebu-gebu, dengan ngotot mengatakan bahwa rekomendasi itu harus dicantumkan sebagai kesimpulan. Padahal anggota Timwas dari Partai Demokrat, Achsanul Qosasi, sudah mengusulkan agar para pihak yang diundang pada RDPU kali ini diberi kesempatan terlebih dulu  memberikan jawaban tertulis karena masih diperlukan data yang lebih lengkap.

Namun, Bamoset tetap ngotot, bahkan dia menantang dengan mengatakan,"Anda boleh tidak setuju, tapi Fraksi Partai Golkar tetap menginginkan rekomendasi ini."

Sikap ngotot Bamoset akhirnya mentah setelah Fahri Hamzah yang merupakan ketua Tim Kecil Timwas, mengklarifikasi bahwa kehadiran Gita Wirjawan pada rapat hari ini bukan dengan kapasitas sebagai menteri tetapi warga negara biasa pendiri Grup Ancora.

Dijelaskan pula, hanya untuk rapat dengan pihak pemerintah saja diharuskan ada kesimpulan dan rekomendasi. Dan atas penjelasan itu, semua fraksi akhirnya menyepakati tidak ada rekomendasi penyitaan aset tersebut. Bamsoet pun akhirnya tak lagi ngotot mengusulkan adanya rekomendasi tersebut. Duh!

( Ben / Nky )

Berita Terkait

Komentar