09:11 WIB
Selasa, 21 Oktober 2014
Senin, 26 Maret 2012 19:47 WIB

TNI AD Sangat Butuh Tank Leopard

Ralian Jawalsen Manurung
Tank Leopard
Tank Leopard

Di kawasan Asia Tenggara, negara yang tidak memiliki Leopard yakni Indonesia, Timor Leste, Papua Nugini dan Filipina.

JAKARTA, Jaringnews.com - Kepala Staf Angkatan Darat Tentara Nasional Indonesia (KASAD TNI) Jenderal TNI AD Pramono Edhie Wibowo mengatakan, TNI membutuhkan middle tank (ukuran sedang) Leopard buatan Jerman yang akan dijual Belanda.

“Negara Jerman mengatakan Leopard adalah kebanggaan. Kavaleri melakukan pengkajian dan kami sangat membutuhkan itu," ungkap dia dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR di Ruang Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/3). Selain Pramono, hadir dalam RDP yang dipimpin Ketua Komisi I Mahfudz Siqqiq ini yakni Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsuddin dan Kepala Staf Angkatan Udara.

Pramono mengemukakan, Leopard yang dilego Belanda lebih murah ketimbang membeli dari negara asalnya. Saat ini, sambung dia, Leopard digunakan oleh 15 negara, yang bergabung dalam klub persenjataan Leopard.

"Kalau Indonesia membeli, maka ada 16 negara yang menggunakan senjata Leopard. Ada klubnya, dan bisa saling diskusi mengenai persenjataan tersebut. Anggota klub tersebut adalah negara-negara maju," ujar dia.

Dia menuturkan, di kawasan Asia Tenggara, negara yang tidak memiliki Leopard yakni Indonesia, Timor Leste, Papua Nugini dan Filipina. Untuk keseimbangan militer, lanjut dia, middle tank Leopard sangat dibutuhkan, khususnya bagi TNI AD. Dia pun membantah anggapan kendaraan ini tak cocok dengan medan Indonesia.

Sementara itu, Sjafrie mengatakan, rencana pembelian tank Leopard ini tengah di bahas di parlemen Belanda. “Mengapa kami ambil dari Belanda karena harganya agak kompetitif," pungkas dia.

(Ral / Nky)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini
  
  • Terpopuler
  • Terkomentari