22:03 WIB
Sabtu, 20 Desember 2014
Selasa, 6 Maret 2012 16:36 WIB

Kata Benny, UU KPK Terlalu Kejam kepada Koruptor

Ralian Jawalsen Manurung
Ilustrasi (Antara/Jaringnews)
Ilustrasi (Antara/Jaringnews)

Menurut dia, perlu dilakukan pertimbangan saat memutuskan hukuman terhadap koruptor.

JAKARTA, Jaringnews.com - Ketua Komisi III DPR Benny Kabur Harman menilai, Undang-Undang No.30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlalu kejam dalam melakukan pemberantasan korupsi terhadap koruptor.

"Undang-Undang KPK kita ini jauh lebih kejam dalam memberlakukan penerapan sanksi terhadap koruptor, Padahal United Nations Convention against Corruption (UNCAC) atau lembaga korupsi PBB tidak mendefinisikan exstraordinary," ujar Benny di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/3).

Menurut dia, perlu dilakukan pertimbangan saat memutuskan hukuman terhadap koruptor, dimana hukuman yang diterapkan bukan sekedar memenjarakan para koruptor. "Akan tetapi diberlakukan sanksi hukuman sosial, salah satunya membersihkan lingkungan," ujar politisi Demokrat ini.

Bagaimana dengan upaya memiskinkan koruptor yang dilakukan beberapa lembaga swadaya masyarakat?  "Apakah kekayaan yang bukan hasil korupsi disita juga?" Benny balik bertanya.

(Ral / Nky)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini