16:32 WIB
Jumat, 24 Oktober 2014
Selasa, 12 November 2013 14:34 WIB

Kapolri: Polri Bila Korupsi Harus Ditindak Tegas

Ralian Jawalsen Manurung
Kapolri Jend Sutarman, Jakarta (Jaringnews/ Dwi Sulistyo)
Kapolri Jend Sutarman, Jakarta (Jaringnews/ Dwi Sulistyo)

Bukti komitmen Polri, memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

JAKARTA, Jaringnews.com - Dalam menghadapi tindak pidana korupsi Kapolri Jenderal Pol. Sutarman menegaskan, tidak akan pandang bulu dalam memberantas korupsi di institusinya.

Dia menegaskan, seluruh jajaran anggotanya untuk komitmen dalam memberantas korupsi. Bahkan dia mengimbau anak buahnya tidak segan-segan untuk memberantas korupsi dan menindak atasan sampai tingkat jajaran Kapolres diberbagai daerah.

"Jika ada Kapolres atau pimpinan polisi tertangkap tangan lakukan korupsi, maka kita harus dorong dan beri semangat," kata Sutarman saat membuka acara Pelatihan Kemampuan Tiknis Penyidik Tindak Pidana Korupsi di Aula PKBI, Kebayoran, Jakarta, Selasa (12/11).

Sutarman mengatakan dihadapan 110 penyidik tindak pidana korupsi dari seluruh kepolisian daerah (Polda) dan 10 penyidik tindak pidana korupsi dari Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.

"Mereka semua semangat, sehingga kita bisa bersikap tegas untuk berantas korupsi," ujar dia.

Orang nomor satu di institusi Tri Brata menaruh harapan kepada peserta pelatihan para penyidik TPK agar meningkatkan profesionalisme dalam kemampuan penyidikan antikorupsi, mengingat korupsi bagian kejahatan luar biasa yang harus diberantas dengan kemampuan luar biasa, terutama dari sisi personel polisi.

"Jadi yang harus kita lakukan dalam waktu singkat adalah kemampuannya. Dari aspek kemampuannya, profesionalismenya, teknologinya dan aspek-aspek lainnya yang harus kita tingkatkan sehingga kita bisa menjawab (keinginan) dari masyarakat," pungkas Sutarman.

Dia mengatakan akan terus mendukung seluruh jajaran kepolisian untuk tetap menjaga integritas dan semangat pemberantasan korupsi.

"Ini kita latihan, dan saya berikan semangat sehingga saya sendiri buka pelatihan ini, ini adalah komitmen kita untuk meningkatkan kemampuan profesionalisme penyidik kita dalam rangka melakukan penyidikan Tipikor. Karena saya ingatkan lagi, korupsi sudah masif dan terstruktur dan berdampak pada sendi-sendi kehidupan bangsa,"tegas mantan Kabersktrim itu.
 

(Ral / Nvl)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini