15:05 WIB
Rabu, 23 April 2014
Senin, 23 September 2013 19:20 WIB

Tol Bali Mandara Menggunakan Pondasi Tiang Pancang 14 Ribu Titik

Sri Lestari
Gerbang tol Nusa Dua Bali (Jaringnews/Sri Lestari)
Gerbang tol Nusa Dua Bali (Jaringnews/Sri Lestari)

Tiang pancangnya didatangkan dari Subang, Krawang Jawa Barat dan Pasuruan Jawa Timur.

BADUNG, Jaringnews.com - Jalan Tol Bali Mandara yang sudah diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari ini sudah bisa dioperasikan. Pembangunan Jalan Diatas Perairan yang berjarak 12,7 km ini menggunakan pondasi tiang pancang sebanyak 14 ribu titik.

“Jalan tol ini menggunakan pondasi tiang pancang sebanyak 14 ribu titik, yang membutuhkan tiang pancang sebanyak 35 ribu batang, kalau diukur panjangnya sekitar 325 ribu meter,” kata Mentri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, saat memberikan sambutan pada peresmian jalan Tol oleh Presiden SBY, Nusa Dua,Badung,Bali, Senin(23/9).

Waktu pengerjaannya selama 420 hari atau sekitar 14 bulan ini mendatangkan tiang pancang dari Subang, Krawang Jawa Barat dan Pasuruan Jawa Timur yang selama ini telah melakukan 3.383 pengangkutan. Sementara selama pengerjaannya telah menyerap tenaga kerja sebanyak 3 ribu orang.

“Pembangunan jalan tol ini menyerap tenaga kerja sebanyak kurang lebih 3 ribu orang, yang dilaksanakan sepenuhnya oleh putra-pura terbaik bangsa Indonesia, merupakan wujud dan bukti kerja keras kita semua. Jadi jalan tol ini dikerjakan dengan otak orang Indonesia, tenaga Indonesia, semua dari rupiah,” tambah Mentri PU bangga.

Jalan tol ini dilengkapi dengan jalur roda dua dengan tarif Rp 4 ribu seperti halnya jalan tol Suramadu di Jawa Timur. Jalan Tol Bali Mandara yang diprediksi akan menjadi jalan tol terindah karena melintasi hutang mangrove akan diberlakukan tanpa tarif selama 7 hari mulai besok (24/9).

(Sri / Deb)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini