05:03 WIB
Minggu, 26 Oktober 2014
Kamis, 4 Juli 2013 19:17 WIB

Ibu-ibu PKK di Jakarta Akan Digaji

Chandra Harimurti
Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Jakarta (Jaringnews/ Dwi Djoko Sulistyo)
Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Jakarta (Jaringnews/ Dwi Djoko Sulistyo)

Kerja PKK ini sangat penting selama bertahun-tahun

JAKARTA, Jaringnews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan menggaji ibu-ibu pengurus Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Namun Balaikota masih mencarikan sumber dananya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berencana sumber dana penggaji ibu-ibu PKK akan diambil dari dana sponsor. Kata dia memang aturannya selama ini tidak ada dana untuk menggaji mereka.

"Kita cari donatur saja untuk sumbang. PKK kan boleh terima sumbangan dari siapapun, yang tidak mengikat. Itu sudah aku lakukan," kata Ahok di Balaikota Jakarta, Kamis (4/7).

Seperti yang diketahui, Pemprov DKI tidak mengalokasikan anggaran untuk honor tim penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Ini berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 37 tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2013.

Hanya saja, Ahok beralasan kerja PKK ini sangat penting selama bertahun-tahun. Terutama dalam mewujudkan program kesejahteraan keluarga. PPK membantu menyukseskan program pemerintah daerah, khususnya dalam bidang kesehatan.

"Ada pegawai yang kerja selama 8 sampai 9 tahun untuk urusin administrasi PKK di DKI Jakarta. Masa mereka mau bekerja tidak digaji?" tanya Ahok.

Pemprov DKI, sambung Ahok, tidak bisa menutup mata terhadap keberadaan tim penggerak PKK di seluruh wilayah DKI yang turut membantu menyukseskan program pemerintah daerah, khususnya dalam bidang kesehatan.

Maka itu pada Julia hingga Desember tahun ini Ahok berjanji akan mencarikan sponsor untuk menggaji dan membiayai program PKK. Nantinya rekening PKK akan diisikan donantur.

"Untuk sementara saya bisa carikan sumbangan untuk bayar honor. Kami rela memberikannya untuk kepentingan masyarakat," jelasnya.
 

(Chm / Mys)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini