01:14 WIB
Jumat, 31 Oktober 2014
Rabu, 12 Juni 2013 15:05 WIB

Jelang Ramadhan, Gadis Pemandu Karaoke Diminta Berpakaian Sopan

Rhobi Shani
Salah satu ruangan karaoke di Jepara. (Jaringnews/Rhobi Shani)
Salah satu ruangan karaoke di Jepara. (Jaringnews/Rhobi Shani)

PK Pungkruk wajib memiliki kartu tanda anggota, memakai celana panjang dan dada tertutup.

JEPARA, Jaringnews.com -  Menjelang puasa Ramadhan, tempat-tempat hiburan tak luput jadi perhatian Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jepara. Terutama tempat hiburan malam seperti karaoke. Meski Pemerintah Kabupaten Jepara belum mempunyai peraturan daerah (Perda) yang mengatur bisnis tersebut, para pengelola tempat karaoke diminta untuk menghormati norma masyarakat yang berlaku. Hal tersebut disampaikan Kasi Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kabupaten Jepara Pujo Prasetyo.

Disampaikan Pujo, biar bagai manapun Kawasan Pantai Mororejo atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pantai Pungkruk di Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara adalah destinasi objek wisata kuliner di Jepara. Namun, label yang disematkan masyarakat Jepara pada lokasi tersebut adalah tempat karaoke esek-esek.

 “Biar bagaimanapun juga Pungkruk (sebutan Pantai Mororejo) itukan labelnya objek wisata kuliner, jadi agar citra itu (tempat wisata kuliner) tidak miring para PK (pemandu karaoke) diminta untuk berpakaian sopan, memakai celana panjang dan dada tertutup,” papar Pujo, Rabu (12/6).

“Kemudian penampilan para PK saya minta tidak menggangu orang lain, menggoda para pengunjung terutama laki-laki dengan isyarat-isyarat. Kalau dibiarkan ini akan menjadi bumerang bagi pengusaha kuliner di Pungkruk,” imbuh Pujo.

Lebih lanjut Pujo menyampaikan kepada paguyuban pengelo karaoke di Pungkruk untuk membuatkan kartu tanda anggota (KTA) bagi PK. Hal tersebut untuk melakuan kontrol aktvitas PK di luar Pungkrukuk.

“Masalahnya tidak semua PK tinggal di sana (Pungkruk), ada juga yang indekos di luar Pungkruk. Nah, sering kali masyarakat melaporkan kalau yang ngekos itu sering memasukan laki-laki ke dalam kos-kosan. Kalau ada KTA kita kan bisa dengan mudah mengawasi,” papar Pujo di hadapan pengelola karaoke dan muspika Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara.

Sementara itu, untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, pengelola karaoke diminta untuk menghormati pelaksanaan ibadah puasa. Nantinya, minggu pertama dalam bulan Ramadhan semua tempat karaoke diminta tutup. Kemudian di minggu ke dua dan seterusnya dipersilakan buka kembali.

“Jam operasional sudah kita sepakati bersama, mulai buka jam 20.00 tutup jam 24.00. Jam operasional ini juga kita berlakukan untuk tempat-tempat karaoke di luar Pungkruk,” terang Pujo.

Jika dalam pelaksanaannya kedapatan karaoke yang beroperasi di luar batas ketentuan, tempat karaoke tersebut akan dicoret dari keanggotaan paguyuban dan memulangkan para PK-nya.

(Rhs / Nky)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini