11:26 WIB
Kamis, 24 April 2014
Selasa, 7 Mei 2013 12:51 WIB

"Naluri Alam Nelayan Lebih Kuat Ketimbang Prakiraan BMKG"

Rhobi Shani

Gelombang tinggi sewaktu-waktu, nelayan diminta waspada.

JEPARA, Jaringnews.com - Kondisi gelombang di perairan laut Jepara akhir-ikhir ini tidak menentu. Gelombang tinggi seringkali datang dengan tiba-tiba. Hal tersebut disampaikan Kabid Perhubungan Laut Dinas Perhubungan dan Komunikasi Kabupaten Jepara, Sutana, Selasa (7/1).

“Seringkali informasi dari BMKG dengan kenyataan di lapangan berbeda, seperti kemarin siang, pelayaran KMC Express harus ditunda pemberangkatannya karena tiba-tiba ada ombak tinggi di tengah,” ujar Sutana di Jepara hari ini.

Lebih lanjut Sutana menyampaikan kepada para nelayan untuk mengecek kondisi kapal, perlengkapan keselamatan, dan alat komunikasi sebelum berangkat mencari ikan. Pasalnya, ombak tinggi sering datang sewaktu-waktu, tidak dapat dipastikan siang, sore atau malam hari datangnya.

“Karena biasanya para nelayan bahasa naluri alamnya lebih kuat ketimbang prakiraan BMKG, sehingga kami meminta para nelayan untuk selalu waspada apalagi musim timuran kali ini waktunya lebih lama,” papar Sutana.

Dalam dua pekan terakhir, lima nelayan asal Kabupaten Jepara di temukan di perairan laut Kabupaten Batang dan Kota Semarang. Kapal-kapal mereka terbawa arus musim timuran. Meski terombang-ambing berhari-hari di laut, beruntung para nelayan ditemukan dalam kondisi selamat beserta kapal-kapalnya.

(Rhs / Nky)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini