22:27 WIB
Kamis, 17 April 2014
Kamis, 11 April 2013 17:17 WIB

Awas, Banjir Mulai Mengancam Jepara

Rhobi Shani
Banjir akibat tanggul jebol di Desa Mijen, Kabupaten Demak. (Jaringnews/Rhobi Shani)
Banjir akibat tanggul jebol di Desa Mijen, Kabupaten Demak. (Jaringnews/Rhobi Shani)

Beban air terlalu berat, aliran Bengawan Solo bakal dilimpahkan ke SWD I.

JEPARA, Jaringnews.com – Derasnya aliran sungai dan tingginya debit air Sungai Bengawan Solo membuat warga di sepanjang aliran Sungai SWD I yang melintas di wilayah Jepara was-was. Pasalnya, berdasarkan informasi yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, limpahan aliran Sungai Bengawan Solo bakal dialirkan ke Sungai SWD I.  

“PSDA mengabarkan untuk mengurangi beban berat di Tuban, Bojonegoro, Rembang dan Blora aliran Bengawan Solo bakal dilempar ke SWD I,” papar Kepala BPBD Kabupaten Jepara, Lulus Suprayetno, Kamis (11/4) saat meninjau lokasi Desa Dorang Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara yang terendam air limpahan Sungai Wulan.

Lebih lanjut Lulus menyampaikan, beban dan debit air Sungai SWD I semakin bertambah. Pasalnya, selain mendapat limpahan dari Sungai Wulan yang tanggulnya jebol, juga mendapat kiriman air dari bendungan di Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus yang jebol tadi malam, Rabu (10/4).

“Kalau di sini (Desa Dorang, red) tidak diantisipasi dengan membaut parit saluran buangan dikhawatirkan SWD I tidak mampu menahan beban air dan ambrol, kalau ini terjadi dampaknya lebih parah,” ujar Lulus.

Pantauan Jaringnews.com di lapangan, beberapa desa yang dilintasi Sungai SWD I, warganya mulai mengantisipasi dengan membuat dan meninggikan tanggul di sepanjang aliran sungai. Seperti yang terlihat di depan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Manba’ul Ulum Desa Welahan Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara. Sejumlah warga mulai membuat tanggul setelah halaman sekolah tersebut tergenang air setinggi mata kaki akibat limpahan sungai SWD I.

(Rhs / Ara)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini