19:06 WIB
Kamis, 24 April 2014
Rabu, 10 April 2013 13:01 WIB

11 Anggota Kopassus Pembunuh Ditahan Terpisah

Edy Suprayitno
Kepala Penerangan Daerah Militer IV Diponegoro, Kolonel (inf) Widodo Raharjo (Jaringnews/Edy Suprayitno)
Kepala Penerangan Daerah Militer IV Diponegoro, Kolonel (inf) Widodo Raharjo (Jaringnews/Edy Suprayitno)

Mereka dipastikan mendapat pendampingan hukum dari 12 pengacara dari Markas Besar TNI.

SEMARANG, Jaringnews.com - Menghadapi penyidikan dari tim gabungan penyidik militer, 11 anggota Kopassus yang menyerbu LP Cebongan, Sleman, Yogyakarta, 23 Maret lalu, boleh merasa tenang. Hal itu disebabkan karena mereka dipastikan mendapat pendampingan hukum dari 12 pengacara dari Markas Besar TNI.

Menurut Kepala Penerangan Kodam IV Diponegoro, Kol (inf) Widodo Raharjo, para pengacara itu sudah mulai bekerja sejak Selasa (9/4) malam ketika mereka diperiksa.

"Hari ini pemeriksaan dilanjutkan," kata Kepala Penerangan Kodam IV Diponegoro Kolonel Infantri Widodo Raharjo di Semarang, Rabu (10/4).

Tim pengacara yang akan membela para penyerbu LP Cebongan akan diketuai Kolonel CHK Rohmad. Sementara anggotanya ada Letkol CHK Sarif Hidayat, Letkol CHK Ashar, Letkol CHK Yaya Supriyadi, Mayor CHK Mahatma Budi, Mayor CHK Sunardi, Mayor CHK Isa Angsarri, Mayor CHK Kamdan, Mayor CHK Winarjo, Mayor CHK Munadi, Kapten CHK Amarpaung, Kapten CHK Andjoyo Ratri.

Menurut Widodo, para terperiksa itu ditahan dalam sel terpisah dan minim fasilitas. Namun hingga kini, kondisi fisik mereka sangat baik meski harus dijaga ketat oleh Polisi Militer dari Kodam IV Diponegoro.

"Tidak boleh ada barang tidak perlu, masuk dalam sel. Misalnya televisi atau lainnya," kata Widodo.

Rencananya hari ini selain memeriksa para tersangka, tim penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap para saksi tahanan LP Cebongan.

(Eds / Nky)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini