19:05 WIB
Senin, 24 November 2014
Senin, 11 Maret 2013 09:29 WIB

NU Selenggarakan Perkemahan Nasional

Abdul Hady JM
Logo Perkemahan Wirakarya Maarif Nasional (Istimewa)
Logo Perkemahan Wirakarya Maarif Nasional (Istimewa)

Kegiatan ini akan berlangsung sejak tanggal 24  hingga 29 Juni mendatang dan akan diikuti oleh sekitar empat ribu peserta.

JOMBANG, Jaringnews.com - Sebagai organisasi sosial keagamaan dengan jumlah anggota yang demikian besar, Nahdlatul Ulama (NU) punya tanggungjawab besar dalam mempersiapkan kader berkualitas. Salah satunya dengan mengoptimalkan kegiatan Pramuka di sejumlah sekolah dan madrasah.

Hal inilah yang ingin dicapai dari diselenggarakannya Perkemahan Wirakarya Maa’rif Nasional (Permanas) Tahun 2013. Menurut rencana, kegiatan ini akan berlangsung sejak tanggal 24  hingga 29 Juni mendatang dan akan diikuti oleh sekitar empat ribu peserta.

Kegiatan kepanduan berskala nasional ini merupakan yang pertama dalam sejarah NU. “Kegiatan bertujuan untuk membentuk karakter anggota Pramuka yang mempunyai jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan,” kata Sekretaris  PW LP Maarif NU Jawa Timur Sunan Fanani, Minggu kemarin (10/3).

Dosen Fakultas Ekonomi Unair Surabaya ini menandaskan bahwa kegiatan ini juga diharapkan bisa menjadi media bagi munculnya rasa rasa tanggung jawab yang besar, meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kecakapan serta meningkatkan mental dan fisik yang lebih mantap untuk bekal bargaul dan mengintegrasikan diri dalam masyarakat dan khususnya warga NU.

Lokasi kegiatan perkemahan ini adalah di Bumi Perkemahan Pondok Pesantren Babussalam Kalibening Mojoagung Jombang Jawa Timur.

Dipilihnya pesantren ini tentu dengan pertimbangan matang. Diantaranya faktor ketersediaan lahan. “Area di pesantren ini sekitar 12 hektar,” kata M  Salmanuddin yang juga Ketua PC LP Maarif NU Jombang.

Tidak hanya itu, beberapa rumah penduduk juga sudah siap menerima peserta khususnya untuk kebutuhan MCK. “Ada lima puluh rumah penduduk yang telah menyatakan kesediaannya untuk digunakan kebutuhan fital bagi peserta nantinya,”ujarnya.

Gus Salman - demikian dia biasa disapa, menyatakan, agar kegiatan ini bisa sesuai dengan harapan, panitia telah mempersiapkan sejumlah kegiatan penunjang. Seperti untuk kegiatan umum dan persaudaraan yakni  upacara,  apel, ibadah keagamaan,  olahraga, corve, malam pentas budaya khas  daerah serta malam spritual.

“Sedangkan untuk aktifitas karya Perwimanas yakni  pembangunan saluran irigasi, pembangunan jambangan, plesterisasi, serta penanaman tunas kelapa,” kata Gus Salaman.

Untuk kegiatan non fisik, meliputi  camp aswaja (Ahlussunnah wal jamaah), olimpiade science, sosialisasi HIV Aids, kesehatan reproduksi remaja, cerdas cermat Aswaja, lokakarya UU Pramuka dan kepemudaan, jurnalistik serta leadhership.

“Yang juga tidak kami lupakan adalah kegiatan pameran produk unggulan daerah serta wisata religi lima wali,” tandas Gus Salman.

Dalam pandangan alumnus Pesantren Madrasatul Qur’an Tebuireng ini, senyampang masih berada di kota santri, maka para peserta juga akan disertakan pada kegiatan silaturahim ke pesantren pendiri NU,”ungkapnya.

Pesantren dimaksud adalah Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas yang mana dimakamkan KH Abdul Wahab Hasbullah. Demikian juga Pesantren Tebuireng tempat dimakamkannya keluarga Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari serta Pondok Pesantren Mamba’ul Maarif (KH Bisri Syansuri). “Ketiganya adalah para pendiri, penggerak dan pejuang NU sejati,” tandasnya.

Dengan sejumlah agenda yang telah dipersiapkan, diharapkan para peserta dapat pulang dengan segudang pengalaman dan pengetahuan, khususnya tentang NU. “Kita harapkan pemahaman mereka lebih konprehensif soal jam’iyah Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.

(Hdy / Deb)
Diurutkan berdasarkan:
Senin, 1 April 2013 10:05 WIB
fais

saya sngt senang sekali dgn diadakannya kgiatan ini...

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini