14:33 WIB
Kamis, 17 April 2014
Kamis, 20 Desember 2012 14:03 WIB

BNPB Prediksi Bencana Ini Menghantui di 2013

Chandra Harimurti
Kepala BNPB Sutopo Purwo Nugroho (kanan) saat jumpa pers di Kantor BNPB di Jalan Juanda Jakarta Pusat, Kamis (20/12) (Foto - Jaringnews/Chandra Harimurti)
Kepala BNPB Sutopo Purwo Nugroho (kanan) saat jumpa pers di Kantor BNPB di Jalan Juanda Jakarta Pusat, Kamis (20/12) (Foto - Jaringnews/Chandra Harimurti)

Sampai saat ini belum ada alat pendeteksi datangnya angin puting beliung

JAKARTA, Jaringnews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 10 bencana yang kemungkinan akan terjadi selama 2013 mendatang. Di antara bencana itu adalah tsunami.

Hal itu dikatakan Kepala BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat jumpa pers di Kantor BNPB di Jalan Juanda Jakarta Pusat, Kamis (20/12). Di antara 10 bencana itu terbagi dua golongan yaitu bencana geologi dan hidrometeorologi

"Di Indonesia itu ada 13 jenis bencana. Di antaranya gempa bumi, tsunami, erupsi gunung api, banjir, longsor, kekeringan, kebakaran lahan, puting beliung, dan gelombang pasang," kata Sutopo.

Dia merinci, bencana gempa bumi dan tsunami tidak dapat diprediksi karena bersifat mendadak. Tsunami terjadi di daerah rawan gempa di 386 kabupaten atau kota. Penduduk yang terancam lebih dari 157 juta jiwa. Terutama di kawasan laut yang subduksi atau tempat pergeseran lempengan bumi.

"Tsunami sangat ditentukan oleh gempa bumi yaitu magnitude, kedalaman, dan sumber gempa. Selama tahun 1629-2012 terdapat sekitar 172 tsunami di Indonesia," kata dia.

Sementara prediksi erupsi gunung api, BNPB mencatat 20 gunung harus diwaspadai. Di antaranya 6 gunung status Siaga, yaitu Gunung Raung, Rokatenda, Sangeangapi, Lokon, Karang etang, Ijen. Sebanyak 13 status Waspada, yaitu Gunung Gamalama, Bromo, Talang, Krakatau, Kerinci, Gamkonora, Ibu, Papandayan, Ili Lewotolo, Sinabung, Dukono, Semeru, dan Marapi.

"Gunung Lokon diperkirakan masih memiliki energi untuk terjadi letusan seperti yang terjadi selama ini," lanjut Sutopo.

Ada 7 bencana lainnya yang masih diprediksi akan terjadi di 2013, di antaranya banjir, longsor, kekeringan, kebakaran lahan hutan dan puting beliung akan mendominasi selama 2013. Hanya saja catatan BMKG menyatakan musim penghujan bisa dikatakan normal hingga Mei 2013.

"Musim-musim itu ada di Sulawesi Tenggara, NTT dan NTB. Di sana curah hujan di bawah normal atau cenderung rendah.

Selain itu puting beliung juga masih akan tinggi di bulan Maret sampai April 2013. Ini harus dicegah karena sampai saat ini belum ada alat pendeteksi datangnya angin puting beliung. Selain itu banjir dan longsor masih akan terjadi di Maret 2013. Sementara puncaknya akan terjadi di awal tahun besok.

"Sebanyak 315 kabupaten dan kota dengan penduduk 60,9 juta jiwa tinggal di daerah rawan sedang-tinggi banjir di Indonesia. Sedangkan untuk longsor terdapat 270 kabupaten dan kota dengan penduduk 124 juta jiwa yang berada di daerah rawan sedang-tinggi longsor.

Tidak hanya banjir daratan, banjir lahar dingin di beberapa gunung api pun masih akan terus terjadi hingga Maret 2013. di antaranya Gunung Merapi, Gamalama, Bromo, Lokon dan Soputan.

"Juga Kebakaran lahan dan hutan selama musim kemarau berpotensi terjadi di 8 provinsi langganan karlahut. Di antaranya di Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur," kata dia.

Terakhir kekeringan masih berpotensi terjadi selama Agustus-Oktober 2013. Terutama terjadi di Jawa, Bali, NTT dan di daerah-daerah yang defisit air.

(Chm / Mys)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini