03:57 WIB
Jumat, 19 Desember 2014
Kamis, 13 Desember 2012 23:24 WIB

Pelayanan Penyelenggaraan Haji Perlu Dievaluasi

Nugraha Sihombing
Jamaah haji
Jamaah haji

Akibat pembongkaran disekitar Masjidil Haram, sebanyak 310 jamaah yang  tidak bisa menempati pemondokan.

JAKARTA, Jaringnews.com - Kurangnya pelayanan haji membuat tim Pengawas Haji DPR yang terdiri Komisi V, VIII dan IX DPR menggelar rapat dengan Menteri Agama Suryadharma Ali dan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, membahas evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2012.

Salah satunya,  pelayanan makanan dari nasi box menjadi prasmanan bukan membuat jemaah haji semakin nyaman dalam soal makanan, sebaliknya membuat antrian panjang.

Dan masalah lainnya yang menjadi persoalan yang perlu dilakukan evaluasi masalah transportasi, pemondokan, jemaah yang jauh, perlindungan kurang cermat, keimigrasian juga menjadi sorotan dalam rapat timwas tersebut.

"Persoalan teknis pada penyelenggaraan haji 2012 atau1433 hijriah, merupakan kinerja penyelenggara haji belum optimal," pungkas Ketua Timwas Penyelenggaraan Haji DPR Gondo Radityo Gambiro di gedung DPR, Senayan,  Jakarta, Kamis (13/12).

Gondo mengemukakan, penyelenggaraan haji itu harus dilakukan evaluasi menyeluruh sehingga ke depan jamaah lebih khusyuk dalam beribadah. Politisi Partai Demokrat itu  mengharapkan agar Kementerian Agama mempunyai langkah konkrit kedepannya.

Sementara, Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan bahwa dirinya  menerima evaluasi yang disampaikan timwas. Ia menjelaskan bahwa berkaitan dengan tata ruang di Mekah, banyak terjadi pembongkaran gedung di sekitar Masjidil  Haram.

" Jarak pondok menjadi jauh karena adanya pembongkaran, sehingga pemondokan mundur ke belakang dan mengalami peningkatan biaya pemondokan tinggi dibanding tahun sebelumnya," terangnya.

Begitu juga pemondokan di Madinah.  Suryadharma menyatakan, ada 310 jamaah yang  tidak bisa menempati pemondokan di areal tersebut. Namun demikian, ia berjanji masalah itu akan dikoreksi untuk penyelenggaraan haji pada 2013.
 
" Permasalahan pada 2013 akan jauh lebih besar daripada 2012. Di Mekah gedung-gedung yang pada saat ini dipergunakan, belum tentu nanti bisa dipergunakan. Konsekuensinya pemondokan akan mundur lagi ke belakang," tuturnya.
 
Begitu juga di Madinah, kata dia, konsekuensinya harus mundur ke belakang dan otomatis jauh lebih mahal dibanding 2012.
 
"Tantangan ke depan itu berbeda dengan sebelumnya. Karenanya, tentu DPR dan pemerintah harus bisa antisipasi tantangan itu lebih awal lagi. Dengan demikian kita bisa menyelenggarakan dengan lebih baik," kata dia.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengakui, memang harus ada yang dievaluasi dan pelayanan harus ditingkatkan sesuai apa yang disampaikan timwas.

"Harus ada bagian yang diselesaikan oleh pihak Arab Saudi," tutupnya.

Karena itulah, Suryadharma menambahkan bahwa dirinya akan melakukan komunikasi dan  akan disampaikan saat pertemuan antara Menteri Agama RI dengan Menteri Haji Arab Saudi pada Februari 2013.

(Nug / Ral)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini