12:26:39 WIB
Kamis, 05 Mei 2016
Sabtu, 17 November 2012 , 13:40 WIB

Raja Dangdut Rhoma Irama Sulit untuk Capres 2014

Ralian Jawalsen
Roma Irama (Ist)
Roma Irama (Ist)

Roma : saya jadi capres diminta ulama.

JAKARTA, Jaringnews.com - Indo Barometer mengemukakan, akan sulit Raha Dangdut Roma Irama untuk maju menjadi  calon Presiden (Capres) pada Pemilihan Presiden pada 2014.

"Selain dirinya tidak memiliki partai, dan juga tidak mungkin partai mau mengusung dirinya untuk Capres, dan partai lebih memilih orang dalam sendiri, "ujar Direktur Indo Barometer Muhammad Qodari, saat dihubungi Jaringnews.com, di Jakarta, Sabtu (17/11).

Namun, demikian berbagai lembagai survei belum pernah mensurvei pelantun "Judi" itu dalam Pilpres.

"Dia akan dilirik bila elektabilitas suaranya tinggi, tapi kalau rendah sulit partai-partai melirik beliau. Meski elektabiliastnya tinggi mungkin dia diusung hanya menjadi calon wakil presiden, "ungkap Qodari.

Tambah Qodari, suami Rica Rahim kemungkinan akan dilirik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) , atau partai Islam lainnya.

"Untuk partai nasionalis saya kira sulit, karena Roma lebih ideologis Islam, ketimbang partai sekuler atau nasionalis," tukasnya.

Sementara itu, Roma Irama mengemukakan, dirinya selama ini dicalonkan menjadi Capres dan Cawapres pada 2004 dan 2009. Alasannya, bahwa menjadi Capres adalah sangat berat, dan pertanggungjawabannya kepada Allah, manusia, dan bangsa.

"Karen itu saya menolak untuk dicalonkan menjadi Capres, tapi kali ini saya tidak dapat menolak, karena ulama meminta saya untuk menjadi Capres, dengan alasan bahwa Capres sekarang ini adalah tidak ada representatif Capres dari umta Islam, "ujar pendiri group Sonata itu.

 

( Ral / Ral )

Berita Terkait

Komentar