01:15 WIB
Sabtu, 26 Juli 2014
Selasa, 17 Juli 2012 14:04 WIB

JK Pasrah Dipecat Golkar Bila Maju Jadi Capres

Ralian Jawalsen Manurung
Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Antara/Jaringnews)
Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Antara/Jaringnews)

JK menghargai keputusan Ical.

JAKARTA, Jaringnews.com - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menghargai hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar yang mengusung Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie maju menjadi calon presiden.

"Ya tentu kita menghargai dan itu hak Golkar sama seperti saya dulu. Jadi saya menghargai dan hormati itu," ujar JK di gedung Nusantara V DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7).

Terkait dengan sanksi organisasi bagi kader Partai Golkar bila nyapres maupun menjadi cawapres partai lain, bagi JK hal tersebut tidak lah penting. "Itu biasa saja, sah-sah saja. Dan bagi saya sama sekali tidak keberatan (kader Golkar maju dengan partai lain)," tegas JK.

Dia mengakui, secara pribadi banyak kader Partai Golkar yang mendukung dirinya untuk maju kembali menjadi capres. Namun, jelas JK, pernyataan yang dilontarkan tidak resmi. "Kita tunggu saja dan lihat situasi tepat."

Apakah tidak takut dipecat Golkar? "Ya, tidak apa-apa selama kita tidak pakai Golkar. Mau pecat dua tiga kali tidak apa-apa," pungkas JK sambil tersenyum.

(Ral / Nky)
Diurutkan berdasarkan:
Rabu, 18 Juli 2012 09:13 WIB
yusuf

Bila benar dipecat Golkar ini elektabilitas JK dapat melambung karena akan menimbulkan simpati masyarakat terhadap JK. Fenomena yang sama pernah terjadi terhadap SBY di Pilpres 2004 ketika bersebrangan dengan Mega. Rakyat selalu berpihak kepada yang terzolimi.

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini