03:27 WIB
Selasa, 29 Juli 2014
Jumat, 2 Maret 2012 10:48 WIB

Pengerjaan Pelabuhan Branta Tahap ke-IV Segera Dimulai, LSM Ngeluh

Zamachsari A. Nugroho
Pelabuhan Tadden, Sampang (Foto: Zamachsari/Jaringnews.com)
Pelabuhan Tadden, Sampang (Foto: Zamachsari/Jaringnews.com)

Lokasi pengurukan tepat berada di depan sekolah SDN Tadden, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

SAMPANG, Jaringnews.com - Setelah menelan angaran sebesar kurang lebih Rp 80,2 miliar. pengerjaan pembangunan pelabuhan yang berada di Desa Tadden Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang, di tahun 2012 ini kembali mendapatkan kucuran dana dari pemerintah pusat sebesar Rp 42 miliar. Kendati demikian pelabuhan yang rencananya bisa menampung kapal berukuran  besar dan pusat lalu lintas di perairan Selat Madura sisi selatan tersebut, masih belum bisa dimanfaatkan, khususnya bagi warga Sampang.

Kebenaran tentang kucuran dana tersebut dituturkan Taufiqurrahman, Petugas fasilitas pelabuhan dan ketertiban, kantor Unit penyelengara pelabuhan (KUPP) kelas III Branta Pamekasan. "Kita tidak tahu berapa dana yang akan turun, pihak kami Belum bisa memastikan karena harus sesuai kemampuan pemerintah pusat, namun kami telah mengajukan sebesar Rp 42 Miliar,” Tandasnya.

Lebih lanjut Taufiq menambahkan, hingga saat ini proses pembangunan pelabuhan mega proyek tersebut, pengurukanya telah mencapai 90 meter lepas bibir pantai. Dari anggaran pemerintah pusat melalui tahap I berkisar Rp 10 miliar hingga 15 miliar, tahap II mencapai Rp 32,5 miliar, sementara tahap III dengan dana yang mencapai Rp 33 miliar.

Sementara di tempat terpisah, Hernandi kusumahadi Ketua lembaga swadaya masyarakat Lp2M mengaku resah dengan dimulainya penggarapan pelabuhan Tadden, pasalnya, lokasi pengurukan yang tepat berada di depan sekolah SDN Tadden, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

Berdasarkan pengalaman pada pengerjaan tahap, 1, 2 dan 3 tahun kemarin, proses pengurukan dengan adanya lalu-lalang kendaraan pengangkut batu dan urukan, jelas mengganggu aktifitas belajar mengajar di sekolah tersebut. Selain itu suara truk dan debu akan kembali meresahkan para murid.

"Sebelum proyek itu dimulai saya sudah berupaya mengingatkan pihak terkait untuk memindahkan sekolah itu, tapi sepertinya mereka tidak memperhatikan nasib siswa. Memang mereka masih anak-anak kecil, sehingga tidak mungkin protes. Masak puluhan miliar bisa, tapi ratusan juta saja susah?" terangnya ketika ditemui, Jumad (2/3)

Informasi yang berhasil dihimpun Jaringnews.com, pengerjaan tahap ke-IV pembengunan mega proyek pelabuhan Tadden yang direncanakan dapat melayani kapal-kapal besar, dan diperkirakan pula bakal menjadi dermaga penyeberangan kapal feri yang mampu melintasi selat Madura menuju Probolinggo dan Situbondo, juga akan dimulai pada bulan April 2012 mendatang.

(Zms / Pio)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini