09:30 WIB
Senin, 24 November 2014
Senin, 22 April 2013 20:40 WIB

Kata Pique, Keperkasaan Jerman Tamat oleh Tiki-taka

Nico Arief Jauhari
Gerard Pique (foto: sportsmole.co.uk)
Gerard Pique (foto: sportsmole.co.uk)

Namun, dia tetap mengakui kehebatan dari The Bavarians dan Der Panzer.

BARCELONA, Jaringnews.com - Bek Barcelona, Gerard Pique, memanaskan tensi jelang partai kontra Bayern Munich pada semifinal Liga Champions di Allianz Arena, Rabu (24/4) dinihari WIB. Menurutnya, dominasi sepakbola Jerman terhenti oleh tiki-taka Spanyol.

Gaya bermain yang mengandalkan penguasaan bola tersebut, membawa sukses bagi Barca. Hasilnya, sepanjang satu dekade terakhir, tiga trofi Liga Champions berhasil direngkuh raksasa Katalan tersebut.

Spanyol, yang juga menerapkan tiki-taka, berhasil menguasai sepakbola Eropa di tahun 2008 dan 2012, serta Piala Dunia pada tahun 2010. Bahkan, kebangkitan La Furia Roja diawali lewat kemenangan tipis 1-0 atas Jerman di partai final Euro 2008.

Pique menyebut gaya bermain tiki-taka yang diterapkan Barca dan Spanyol, jadi kunci utama berubahnya peta persepakbolaan dunia saat ini. Namun, dia tetap mengakui kehebatan dari The Bavarians dan Der Panzer.

"Bayern adalah lawan yang hebat, namun orang-orang tak boleh lupa bahwa kami masih merupakan tim yang hebat juga," ucap Pique seperti dikutip AS.

"Masa di mana sepakbola didefinisikan sebagai olahraga 11 pemain melawan 11 pemain dengan Jerman, akhirnya memunculkan kami sebagai pemenang merupakan sesuatu di masa lalu. Kami adalah orang-orang yang mengakhiri mereka," tegas kekasih penyanyi seksi Shakira ini.

"Dengan Barcelona dan Spanyol, kami telah meninggalkan jejak dalam permainan dengan gaya bermain yang telah mengubah sejarah," pungkas bek berusia 25 tahun tersebut.

(Naj / Nky)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini