22:46 WIB
Minggu, 23 November 2014
Jumat, 3 Mei 2013 12:10 WIB

Susno Duadji Menyerahkan Diri ke LP Cibinong Bogor

Nikky Sirait
Susno Duadji
Susno Duadji

"Pelaksanaan eksekusi dilaksanakan di LP Cibinong, sesuai pembicaraan," ujar Basrief.

JAKARTA, Jaringnews.com - Mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol (purn) Susno Duadji akhirnya menyerahkan diri setelah sempat ditetapkan menjadi buron. Susno menyerahkan diri ke LP Cibinong, Bogor, Kamis (2/5) malam.

Hal ini disampaikan Jaksa Agung di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (3/5). Basrief menuturkan, Susno menyerahkan diri pukul 23.10 WIB malam tadi.

Basrief menuturkan, Susno sempat mengajukan sejumlah permintaan sebelum menyerahkan diri, diantaranya hanya mau menyerahkan diri di LP Cibinong dan mau melaksanakan eksekusi hanya jika eksekutornya ditunjuk oleh dia.

"Kami menyambut baik sikap Pak Susno. Pelaksanaan eksekusi dilaksanakan di LP Cibinong, sesuai pembicaraan," sambung Basrief.

Diberitakan sebelumnya, tim jaksa eksekutor dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dibantu Resmob Kepolisian Daerah Metro Jaya diketahui menggerebek dua kediaman Susno di kawasan Wijaya, Fatmawati, Jakarta Selatan, maupun di Puri Cinere, Jalan Cibodas I, Depok, Jawa Barat, beberapa hari yang lalu. Namun jaksa harus kecewa karena Susno tak berada di kedua tempat tersebut.

Sebelumnya pada Rabu, 24 April 2013, sekitar pukul 10.20 WIB, tim gabungan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Kejati Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung menjemput paksa Susno di salah satu rumahnya di kawasan Bukit Dago Resort, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, namun eksekusi itu batal alias gagal lantaran perdebatan yang alot soal putusan pengadilan yang tidak memerintahkan penahanan.

Seperti diketahui, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah memutuskan Susno bersalah dalam dua perkara korupsi, yakni kasus penanganan perkara PT Salmah Arowana Lestari (SAL) dan kasus dana pengamanan Pilkada Jawa Barat 2008.

Terkait PT SAL, dia didakwa karena menerima hadiah Rp 500 juta untuk mempercepat penyidikan kasus itu. Saat itu dia menjabat sebagai kabareskrim. Sedangkan saat dirinya menjabat sebagai Kapolda Jabar, dia memotong dana pengamanan sebesar Rp 4,2 miliar untuk kepentingan pribadi.

Atas perbuatannya, Susno diganjar hukuman 3,5 tahun penjara. Mendapat vonis ini, Susno lantas mengajukan Kasasi. Namun, MA menolak kasasi Susno. Susno juga sudah tiga kali mangkir dari panggilan Kejaksaan.

(Nky / Nky)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini
  
  • Terpopuler
  • Terkomentari