13:10 WIB
Jumat, 31 Oktober 2014
Selasa, 5 Februari 2013 16:16 WIB

Empat Saksi dari Indoguna Diperiksa untuk Kasus Sapi Impor

JaringNews
Karikatur kasus pengadaan sapi impor (Jaringnews)
Karikatur kasus pengadaan sapi impor (Jaringnews)

Luthfi Hasan Ishaaq, mantan Presiden PKS, ditetapkan sebagai tersangka penerima suap bersama dengan orang dekatnya, Ahmad Fathanah.

JAKARTA, Jaringnews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa empat orang saksi untuk tersangka kasus korupsi pengadaan daging impor, Arya Abdi Effendi (AAE) yang merupakan direktur PT Indoguna Utama. Keempat saksi ini seluruhnya berasal dari PT Indoguna.

"Keempat saksi hadir semua, diperiksa untuk tersangka AAE," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi SP di kantor KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (5/2).

Adapun nama-nama dari Keempat saksi tersebut diantaranya Direktur PT Indoguna Soyaya Efendi, Security Indoguna Karsono Chaniago, resepsionis Lina, dan Deby (sekretaris AAE).

Sebelumnya, Johan mengatakan, selain saksi dari PT Indoguna, dalam waktu dekat juga dipanggil saksi dari Kementerian Pertanian. "Pekan ini dari pihak PT Indoguna, secepatnya akan dalam dua pekan ke depan dari Kementrian Pertanian," terang Johan.

Sebagaimana diberitakan, Luthfi Hasan Ishaaq, mantan Presiden PKS, ditetapkan sebagai tersangka penerima suap bersama dengan orang dekatnya, Ahmad Fathanah. Anggota Komisi I DPR RI itu dan Ahmad dijerat dengan Pasal Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 5 ayat 1 atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Lutfi diduga menerima suap uang Rp 1 miliar. Uang itu diberikan dari pengurus PT Indoguna Utama, Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi.

Kedua pengurus perusahaan yang bergerak di bidang impor daging tersebut pun ditetapkan sebagai tersangka KPK. Keduanya dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 atau Pasal 13 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Penetapan Luthfi dan tiga orang lainnya sebagai tersangka ini dari pengembangan penagkapan empat orang di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (29/1) malam. Mereka yang ditangkap adalah Ahmad, Arya, Juard, dan seorang wanita bernama Maharani. Setelah memeriksa keempat orang itu seharian, akhirnya KPK menemukan dua alat bukti yang cukup untuk melihat keterlibatan Luthfi.

(Nvl / Nky)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini