19:58 WIB
Senin, 20 Oktober 2014
Senin, 10 Desember 2012 18:03 WIB

Polri Klaim Terus Prioritaskan Penegakan HAM

JaringNews
Boy Rafli Amar (Jaringnews/Ralian JM)
Boy Rafli Amar (Jaringnews/Ralian JM)

Boy berharap masyarakat turut membantu.

JAKARTA, Jaringnews.com - Karopenmas Mabes Polri Brigjen (Pol) Boy Rafli Amar mengatakan, isu hak asasi menjadi salah satu prioritas polisi dalam peningkatan kapasitas internal polisi.

"Dalam setiap jenjang pendidikan polisi, ada mata kuliah tentang HAM. Jadi, jelas polisi sangat peka terhadap isu-isu HAM ini," ujar dia dalam diskusi bertajuk 'Intoleransi sebagai Pelanggar HAM dan Konstitusi: Bagaimana Peran Polri?' di kantor Komnas HAM,, Jakarta, Senin (10/12).

Dia menuturkan, dalam kasus intoleransi beragama, pola komunikasi terhadap masyarakat dengan melibatkan tokoh agama sangat berpengaruh positif menjaga toleransi beragama.

"Karena itu, tidak hanya kepolisian tapi peran tokoh agama sangat diperlukan demi keberlangsungan kerukunan kehidupan bergama," ujarnya.

Boy pun berharap kerja penyidik dapat dibantu masyarakat, dengan memberikan informasi siapa saja yang dinilai terlibat aksi pelanggaran HAM. "Kita harapkan untuk sedapatnya dihadapkan pada polisi untuk tanggung jawab, agar masalah ini dapat dilakukan langkah-langkah hukum seadil-adilnya," jelasnya.

Apa tanggapan Anda mengenai anggapan Polri lamban mendeteksi dini peristiwa pelanggaran HAM dan tidak sigap meminimalisir insiden?

"Ada beberapa faktor yang menyebabkan itu terjadi. Pertama, faktor geografis. Itu banyak dialami dan menjadi kendala sampai saat ini. Contoh pada kasus Cikeusik. Jarak antara Polres dan Polsek sangat jauh, kurang lebih empat jam perjalanan. Kedua, peran pemerintah daerah dalam membina warganya. Kasus intoleransi semestinya bisa dicegah dengan kordinasi yang baik antar masyarakat, Pemda dan juga Polri," pungkas Boy.

(Nvl / Nky)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini
  
  • Terpopuler
  • Terkomentari