07:58 WIB
Kamis, 24 April 2014
Kamis, 12 Juli 2012 23:56 WIB

KPK Minta Keterangan Wamenkeu tentang Anggaran Hambalang

Novel Martinus
Proyek pusat pusat pendidikan dan sarana olahraga di Hambalang, Jawa Barat. (Antara/Jaringnews)
Proyek pusat pusat pendidikan dan sarana olahraga di Hambalang, Jawa Barat. (Antara/Jaringnews)

Kemenkeu mengaku tak tahun soal multiyears proyek Hambalang.

JAKARTA, Jaringnews.com - KPK memeriksa Wakil Menteri Keuangan Ani Ratnawati untuk dimintai keterangan terkait menelusuri perumusan dan pelaksanaan kebijakan penganggaran proyek Hambalang, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (12/7).

Usai diperiksa, Ani yang mengenakan kemeja panjang berwarna coklat mengiyakan materi pemeriksaan terkait penganggaran dan pengadaan kontrak proyek Hambalang.

"Saya ditanya soal multiyears kontrak proyek Hambalang," jelasnya.

Dia menuturkan, anggaran pengadaan proyek Hambalang awalnya dikerjakan dalam satu tahun anggaran. Namun, dalam perkembangannya, berlangsung multiyears atau tahun jamak. Namun, hal ini sendiri tidak diketahui oleh Kementrian Keuangan. Menurutnya, Kemenpora melakukan kontrak kerja sama tahun jamak dengan pihak ketiga sebelum mendapat persetujuan anggaran dari Kemenkeu.

"Itu adalah tanggung jawab kementerian lembaga yang bersangkutan (Kemenpora). Kemenkeu mengatakan bahwa kontrak multiyears sebagai syarat untuk penandatanganan kontrak tahun jamak," tuturnya.

Selain itu, menurutnya lagi, untuk penganggaran proyek senilai Rp 2,5 triliun tersebut, setiap tahunnya harusnya melalui pembahasan di DPR.

Namun, saat ditanyai, Ani tak ingin berspekulasi soal ada atau tidaknya pelanggaran dalam pengganggaran yang ia terangkan terkait anggaran proyek tersebut. Ia menyerahkan hal tersebut kepada Kemenpora.

"Saya tidak mau mengatakan ada pelanggaran atau tidak. Yang lain-lain silakan tanya kepada kementerian terkait," jawabnya.

(Nvl / Nky)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini