00:45 WIB
Sabtu, 1 November 2014
Selasa, 29 November 2011 15:39 WIB

KPK Periksa Para Mantan Direksi Pertamina

JaringNews
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Innospec terbukti menyuap sejumlah mantan pejabat migas Indonesia.

JAKARTA, Jaringnews.com - Kasus suap Innospec kembali mencuat ke permukaan. Hari Selasa (29/11) ini, di gedung KPK, Jakarta, KPK melakukan pemeriksaan terhadap empat mantan Dirut Pertamina.

Adapun empat mantan petinggi Pertamina tersebut yakni Widya Purnama, Ari Hermanto, Baihaki Hakim, dan Arifin Nawawi.

Selain memeriksa keempat mantan pejabat Pertamina tersebut, KPK juga akan memeriksa mantan Wakil Dirut Iin Arifin Takhyan.

Dari pantauan Jaringnews, kelimanya sudah hadir di kantor KPK dan datang secara terpisah.

Kuasa hukum kelima pejabat Pertamina tersebut, Dodi Abdul Kadir mengatakan, kliennya diperiksa KPK terkait pengusutan kasus Innospec.

"Saya disini untuk melakukan pendampingan kepada semua direksi Pertamina. Semuanya diperiksa terkait kasus gratifikasi terkait pengadaan TEL (Tetraethyl Lead)," tutur Dodi.

Sampai saat ini, pihak KPK belum memberikan pernyataan resmi mengenai pemeriksaan lima mantan petinggi Pertamina ini.

Seperti diketahui, kasus ini berawal dari ajakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kepada KPK untuk menguak kasus penyuapan pejabat migas Indonesia oleh Innospec Ltd. (perusahaan energi asal Inggris).

Innospec terbukti menyuap sejumlah mantan pejabat migas Indonesia untuk memperlancar penundaan penerapan bensin bebas timbal di Indonesia.

Terkait kasus ini, pengadilan Inggris telah menjatuhkan sanksi denda hingga US$ 12,7 juta karena produsen zat tambahan bahan bakar TEL itu terbukti menyuap sejumlah pejabat migas Indonesia hingga US$ 8 juta.

(Nvl / Nky)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini
  
  • Terpopuler
  • Terkomentari