09:44:32 WIB
Kamis, 20 Juli 2017
Selasa, 10 Januari 2012 , 19:52 WIB

MA Putus Gubernur Bengkulu 4 Tahun Penjara

Edward Heribertus
7956-Gubernur nonaktif Bengkulu, Agusrin M Najamudin.
Gubernur nonaktif Bengkulu, Agusrin M Najamudin.

Selain di putus empat tahun penjara, Agusrin juga dikenakan denda sebesar Rp 200 juta serta membayar uang pengganti Rp 20,16 miliar.

JAKARTA, Jaringnews.com - Majelis kasasi pada Mahkamah Agung (MA) menjatuhi hukuman kepada Gubernur nonaktif Bengkulu, Agusrin M Najamudin. Terdakwa diputus 4 tahun penjara dan dinyatakan terbukti melakukan korupsi dengan kerugian uang negara Rp 20,16 miliar.

"Mengabulkan permohonan kasasi jaksa dan menghukum terdakwa selama empat tahun penjara," ujar  majelis hakim kasasi Artidjo Alkostar saat dihubung di Jakarta, Selasa (10/1).

Selain di putus empat tahun penjara, Agusrin juga dikenakan denda sebesar Rp 200 juta. Jika tidak membayar, maka diganti dengan uang Rp 200 juta.

Menyikapi putusan itu, pihak Kejaksaan Agung belum dapat berkomentar karena belum mendapat salinan putusan dari MA.

"Nantilah, setelah mendapat salinan putusan akan kita sikapi," kata Kepala Pusat Penerangan Hukun (Kapuspenkum), Noor Rachmad di Kejagung.

Dalam putusan itu, hakim kasasi terdiri dari Artidjo Alkostar, Krisna Harahap dan Abdul Latief. Hakim menilai terdakwa secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 2 ayat (1) UU Tipikor. Akibat tindakannya, negara dirugikan sebesar Rp 20,16 miliar.

Sebelumnya, dalam putusan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, terdakwa dibebebaskan dari tuntutan jaksa yang menuntut 4,5 tahun penjara. Namun dalam Putusan Hakim MA ini lebih ringan 6 bulan.

Kasasi jaksa penuntut umum (JPU) dilakukan sesudah Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat membebaskan terdakwa dari perkara dugaan korupsi penyaluran dan penggunaan bagi hasil BB dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tahun 2006.

Seperti diketahui, Agusrin M Najamuddin adalah Gubernur terpilih Bengkulu untuk periode kedua, yang diusung oleh Partai Demokrat dan sekaligus Ketua DPD Demokrat Bengkulu. Sebelumnya, Agusrin bernaungdi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

( Edo / Nky )

Berita Terkait

Komentar