07:56 WIB
Kamis, 24 April 2014
Senin, 2 September 2013 18:20 WIB

Kapal Mata-mata Rusia Intai Pergerakan Militer Amerika ke Suriah

Johannes Sutanto de Britto
Kapal Priazovye (Foto: lykavitos.gr)
Kapal Priazovye (Foto: lykavitos.gr)

Priazovye akan beroperasi secara terpisah dari unit yang secara permanen ditempatkan di Laut Mediterania.

MOSKOW, Jaringnews.com - Kapal mata-mata Rusia Priazovye dikirim ke perairan timur Mediterania di tengah rencana Amerika Serikat menyerang Suriah. Kapal mata-mata itu meninggalkan pangkalan angkatan laut Rusia di Pelabuhan Sevastopol, Laut Hitam Ukraina, pada Minggu malam dalam sebuah misi "untuk mengumpulkan informasi di wilayah konflik.

Informasi yang dirilis Interfax dari sumber anonim tersebut tidak mau digubris oleh Kementerian Luar Negeri Rusia. Rusia tidak ingin memperkeruh situasi dengan memberikan komentar karena Amerika sendiri masih menunggu persetujuan Kongres untuk aksi militer terhadap rezim Presiden Bashar al Assad di Suriah setelah adanya dugaan penggunaan gas beracun sarin yang membunuh lebih dari 1.400 orang di Damaskus.

Rusia mengatakan Amerika Serikat tidak dapat membuktikan tuduhan penggunaan gas sarin. Negara tersebut menduga bahwa serangan senjata kimia dilakukan oleh kelompok pemberontak untuk memicu negara barat mengintervesi perang saudara yang telah berlangsung selama dua tahun.

Rusia adalah penyedia persenjataan terbesar Bashar, negara tersebut juga mempunyai fasilitas pemeliharaan peralatan angkatan laut di pelabuan Tartous, Suriah. Moskow tidak menyetujui intervensi militer di Suriah dan melindungi Damaskus dari tekanan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Interfax menulis Priazovye akan beroperasi secara terpisah dari unit yang secara permanen ditempatkan di Laut Mediterania. Unit tersebut ditempatkan oleh Presiden Vladimir Putin sebagai perlindungan terhadap kepentingan keamanan nasional.

(Deb / Deb)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini