08:52 WIB
Sabtu, 20 September 2014
Kamis, 29 Agustus 2013 16:43 WIB

Iran dan Rusia Siap Hadapi Militer Barat di Suriah

Johannes Sutanto de Britto
Vladimir Putin
Vladimir Putin

Intervensi militer asing di Suriah tidak akan menyelesaikan masalah.

MOSKOW, Jaringnews.com - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Iran Hassan Rowhani sepakat bahwa penggunaan senjata kimia tidak diizinkan. Meski demikian, keduanya tetap menentang berbagai intervensi asing di Suriah. Kalau intervensi ini terjadi, kedua negara siap menghadapinya dan berada di pihak Suriah.

Informasi ini disampaikan Kremlin setelah kedua presiden melakukan pembicaraan via telepon. Dua presiden ini mendiskusikan konflik Suriah atas inisiatif Iran.

"Kedua pihak mempertimbangkan bahwa penggunaan senjata kimia tidak diizinkan," kata sebuah pernyataan yang dipublikasikan dalam situs web Kremlin pada Rabu malam.

Kedua negara juga secara tegas menyerukan bahwa intervensi militer asing di Suriah tidak akan menyelesaikan masalah. Yang justru perlu dilakukan kini adalah penyelesaian konflik cara-cara diplomatik.

Iran yang merupakan sekutu rezim presiden Bashar al-Assad telah mengatakan akan melawan intervensi Barat di Suriah, setelah tuduhan serangan senjata kimia di luar Damaskus pada pekan lalu. Rusia pun sepaham dengan Iran karena Rusia pun selama ini mendukung rezim Damaskus melalui veto resolusi Dewan Keamanan PBB yang bertujuan untuk meningkatkan tekanan pada Bashar.

(Deb / Deb)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini