16:29 WIB
Sabtu, 1 November 2014
Jumat, 22 Juni 2012 09:28 WIB

Keindahan Pluralisme Indonesia Dipromosikan di Rusia

Johannes Sutanto de Britto

Rusia dan Indonesia adalah bangsa yang memiliki keanekaragaman etnis, budaya dan agama.

MOSKOW, Jaringnews.com - Organisasi kemahasiswaan dan pemuda Indonesia yang terdiri dari Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Noer Fajrieansyah, Ketua Umum PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Addin Jauharudin, Ketua Lingkar Studi Mahasiswa (Lisuma) Indonesia Dhika Yudhistira didampingi Ketua Gerakan Ekayastra Unmada-Semangat Satu Bangsa Putut Prabantoro melakukan kunjungan ke Rusia untuk mempromosikan keindahan pluralisme di Indonesia selama beberapa hari mulai 18-22/6.

Selama di Rusia, masalah pluralisme dan persatuan bangsa diusung delegasi Indonesia dalam sejumlah pertemuan di Moskow, Kazan dan St. Petersburg yang difasilitasi KBRI Moskow. Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah  pejabat pemerintahan, tokoh agama, akademisi dan masyarakat, media Rusia dan WNI, termasuk generasi muda Rusia sahabat Indonesia.

Di setiap pertemuan, mereka menyatakan bahwa Rusia dan Indonesia adalah bangsa yang memiliki keanekaragaman etnis, budaya dan agama. Karena itu, harap mereka, pluralisme yang merupakan kekayaan bangsa harus dijaga dan dilestarikan demi terciptanya perdamaian dan keharmonisan.

Ketua Umum PB HMI Noer Fajrieansyah menyampaikan bahwa kunjungan ke Rusia ini bukan hanya untuk tukar pandangan mengenai pluralisme dan persatuan bangsa, tetapi juga membuka jalan kerjasama antar pemuda kedua bangsa yang saat ini belum ada.

“Kerjasama bukan hanya sebatas pemuda Islam, tetapi generasi muda secara umum guna membangun persahabatan dan kesatuan antar bangsa,” tegasnya.

Pihak Rusia pun sependapat dengan pandangan para pemuda Indonesia tersebut. Duta Besar Keliling Kementerian Luar Negeri Federasi Rusia/Utusan Khusus untuk Kerjasama dengan Aliansi Peradaban Kontantin Shuvalov mengatakan Rusia berperan aktif di berbagai forum internasional untuk menciptakan kerukunan antar bangsa, termasuk kerjasama di bidang kemanusiaan, sosial budaya dan agama.

Dalam pertemuan tersebut Konstantin Shuvalov menyambut baik usulan Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Moskow M. Aji Surya untuk menyelenggarakan interfaith dialog antar pemuda Indonesia dan Rusia. “Interfaith bukan hanya domainnya para pakar, tetapi juga harus jadi kebiasaan pemuda”, ujarnya.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, Djauhari Oratmangun, seperti disapaikan Second Secretary Indonesian Embassy di Moscow Enjay Diana pada Jaringnews.com, menyambut baik peran aktif generasi muda Indonesia dalam mengedepankan pluralisme untuk persatuan bangsa.
 
“Langkah ini akan lebih mendekatkan hubungan kedua bangsa, sehingga mitra strategis antara Indonesia dan Rusia dapat terwujud dalam kerjasama di berbagai tingkatan,” tegas Djauhari Oratmangun.

(Deb / Deb)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini