13:42 WIB
Jumat, 25 Juli 2014
Senin, 5 Agustus 2013 15:17 WIB

Rudal Balistik Rezim Suriah Hantam Anak-anak

Johannes Sutanto de Britto

Serangan Februari-Juli menewaskan 100 anak.

BEIRUT, Jaringnews.com - Rudal balistik yang digunakan oleh rezim Presiden Bashar al-Assad membunuh banyak warga sipil, termasuk anak-anak. Informasi ini disampaikan sebuah kelompok hak asasi internasional, Senin, 5/8.

"Rudal yang menghantam daerah-daerah (pemberontak) ini menyebabkan sejumlah besar kematian warga sipil, termasuk anak-anak," kata Human Rights Watch yang telah menyelidiki sembilan sasaran rudal balistik yang menewaskan sedikitnya 215 orang dalam enam bulan ini.

Di antara mereka yang tewas dalam serangan Februari-Juli adalah 100 anak.

Rudal tersebut memiliki apa yang kelompok digambarkan sebagai efek wide-area. Bila digunakan di daerah penduduk maka tidak dapat dibedakan antara sasaran sipil dan militer.

Kelompok pengawas yang berbasis di New York itu mengecam komandan militer yang tidak memperhatikan kebijakanny. Para komandan, terang mereka, seharusnya tidak memerintahkan penggunaan rudal balistik di daerah yang dihuni oleh warga sipil.

Militer sengaja menggencarkan perang tanpa mampu membedakan antara warga sipil dan militer. Fakta ini jelas menunjukkan pelanggaran serius terhadap hukum kemanusiaan internasional.

HRW lantas mengutip kesaksian dari aktivis dan warga di lokasi serangan rudal balistik.

Serangan di Al-Nairab di kota utara Aleppo oleh militer rezim menewaskan satu keluarga.

"Hassan Yassin, istrinya, dan tujuh anak-anak mereka, semua anak-anak, tewas dalam serangan itu. Yassin dan keluarganya berada di rumah saat serangan," terang HRW.

Perang Suriah telah menewaskan lebih dari 100.000 orang, sebagian besar warga sipil. Sementara itu, jutaan lebih telah dipaksa dengan kekerasan untuk meninggalkan rumah mereka.

(Deb / Deb)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini