04:45 WIB
Jumat, 19 September 2014
Kamis, 14 Februari 2013 17:44 WIB

Komandan Pengawal Revolusi Iran Tewas di Tangan Pemberontak Suriah

Johannes Sutanto de Britto
Pasukan Garda Revolusi Iran (Foto: Ist)
Pasukan Garda Revolusi Iran (Foto: Ist)

Komandan itu bernama Hassan Shateri.

BEIRUT, Jaringnews.com - Pihak berwenang Iran membenarkan bahwa para penyerang misterius menembak mati seorang Komandan Pengawal Revolusi Iran di Suriah, saat ia sedang bepergian dengan kendaraan dari Damaskus menuju ibukota Lebanon.

Situs resmi satuan tempur elit Iran itu menyebutkan bahwa orang yang terbunuh tersebut bernama Komandan Hassan Shateri. Korban dibunuh saat bepergian dari Damaskus ke Beirut.

"Komandan Hassan Shateri menjadi martir dalam perjalanan dari Damaskus ke Beirut di tangan tentara bayaran rezim Zionis dan para pendukungnya," kata juru bicara pasukan itu Ramezan Sherif dalam pernyataannya.

Sherif mengidentifikasi Shateri sebagai komandan Pengawal Revolusi yang juga Ketua Komite Iran untuk Rekonstruksi Lebanon.

Sebuah sekutu yang kuat dari rezim Damaskus sering mengacu pada pemberontak Suriah sebagai "teroris" yang memiliki hubungan dengan Israel.

Menurut kantor berita Iran Fars, Shateri tewas pada hari Selasa, meskipun tidak merinci keadaan kematiannya.

Pemakamannya akan diadakan di Teheran pada Kamis pagi dan dihadiri oleh Kepala Garda Revolusi Ali Jaafari, Kepala Operasi di luar negeri Quds Angkatan Unit Qassem Soleimani dan Ali Saidi, perwakilan dari pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan Shateri ditembak mati oleh pemberontak ketika ia sedang dalam perjalanan dari ibukota Suriah ke Lebanon.

"Kami tidak tahu persis dimana ia ditembak, tetapi kita tahu bahwa kelompok gerilyawan menyerang kendaraan sementara ia dalam perjalanan dari Damaskus ke Beirut," kata Rami Abdel Rahman.

(Deb / Deb)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini