02:51 WIB
Selasa, 23 Desember 2014
Jumat, 8 Maret 2013 09:47 WIB

Amerika "Nyalakan Sumbu" Perang Nuklir dengan Korut

Johannes Sutanto de Britto

Korut kembali ancam akan serang Amerika lagi.

PYONGYANG, Jaringnews.com - Korea Utara mengancam serangan nuklir terhadap Amerika Serikat dan setiap agresor lainnya karena Dewan Keamanan PBB siap untuk menerapkan sanksi pada negara yang terisolasi tersebut.

Seorang juru bicara kementerian luar negeri juga memperingatkan bahwa perang kedua Korea kedua tidak dapat dihindari lagi karena Amerika Serikat dan Korea Selatan menolak tuntutan Pyongyang untuk membatalkan latihan militer besar-besaran bersama minggu depan.

"AS telah menyalakan sumbu untuk perang nuklir, (kami) angkatan bersenjata revolusioner akan menggunakan hak untuk melakukan serangan nuklir pre-emptive untuk menghancurkan benteng para agresor," tegas juru bicara Korut dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

Sebelumnya, Korea Utara juga telah mengancam akan menyerang pasukan AS di Korea Selatan dan juga mengklaim memiliki rudal jarak jauh yang mampu membawa hulu ledak nuklir ke daratan Amerika Serikat.

Ancaman terbaru Korut ini terjadi dua hari setelah militer Korea Utara mengumumkan akan merobek-robek kesepakatan gencatan senjata 1953 yang mengakhiri Perang Korea.

Tak dapat dipungkiri, ketegangan telah meningkat tajam di semenanjung Korea dalam beberapa hari terakhir ini, terutama menjelang pemungutan suara Dewan Keamanan PBB untuk sanksi Korut dan latihan perang tahunan AS-Korsel yang dimulai pada Senin mendatang.

Juru bicara Korut itu menekankan bahwa keputusan untuk merusak gencatan senjata 1953 akan berlaku ketika latihan perang AS-Korea Selatan dimulai pada Senin pekan depan.

"Sejak saat itu angkatan bersenjata revolusioner akan mengambil tindakan militer untuk pertahanan diri," katanya.

(Deb / Deb)
Diurutkan berdasarkan:
Kamis, 21 Maret 2013 22:12 WIB
apotas

apa yang akan terjadi selanjutnya

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini