23:37 WIB
Kamis, 30 Oktober 2014
Jumat, 6 April 2012 16:52 WIB

China: Negosiasi Kode Etik Laut China Selatan Diperlukan

Budi Fernando Tumanggor
Angkatan Laut China (Foto: Istimewa)
Angkatan Laut China (Foto: Istimewa)

BEIJING, Jaringnews.com – KTT ASEAN ke-20 di Phnom Penh yang baru saja berakhir membahas satu langkah penting dalam penanganan konflik di Laut China Selatan yaitu dengan membuat semacam kode etik (code of conduct).

Pemerintah China kembali menegaskan hari ini lewat kementerian luar negerinya bahwa mereka akan bernegosiasi langsung dengan negara anggota ASEAN terkait penyusunan kode etik tersebut.

“Dokumen ini amat penting dalam mempraktekkan dan melaksanakan Deklarasi Perilaku Kelompok Negara-Negara di Laut China Selatan (DOC),” ungkap Hong Lei, juru bicara Kementerian Luar Negeri China.

Hong menambahkan, DOC yang ditandatangani oleh  China dan ASEAN pada November 2002 lalu, dimaksudkan untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas di Laut Cina Selatan. Namun, “Sayangnya DOC tidak digunakan untuk menyelesaikan sengketa kedaulatan teritorial dan hak maritim di Laut Cina Selatan,” katanya.

Selama ini, pemerintah China telah menerapkan DOC dengan anggota ASEAN dengan cara yang positif termasuk melakukan program penelitian bersama dan berbagai proyek kerja sama lainnya.

Dalam KTT ASEAN beberapa hari lalu, Presiden Filipina Benigno Aquino III mendesak agar ASEAN menyatukan sikap dalam penanganan dan penyelesaian ketegangan di Laut China Selatan--sebagaimana diberitakan sebelumnya oleh Jaringnews.com, Selasa (3/4).

Para pemimpin ASEAN menyatakan, isu kontroversial dan perselisihan tentang Laut China Selatan harus ditangani melalui negosiasi damai di antara penggugat.

(Bft / Dhi)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini