17:09 WIB
Sabtu, 19 Mei 2012
Kamis, 26 Januari 2012 15:37 WIB

USAID: Per Tahun 10.000 Ibu Dan 80.000 Bayi Indonesia Meninggal

Johannes Sutanto de Britto

USAID akan menjalankan program Expanding Maternal and Newborn Survival (EMAS).

JAKARTA, Jaringnews.com - Badan Pembangunan Internasional Pemerintah AS (USAID) prihatin dengan kondisi kesehatan ibu dan bayi di Indonesia. Hal itu ditegaskan oleh Direktur USAID Indonesia Glenn Anders di Jakarta, Kamis, 26/1.

USAID memperkirakan, setiap tahunnya sekitar 10.000 perempuan Indonesia meninggal dunia akibat komplikasi saat kehamilan dan bersalin. USAID berpendapat bahwa nyawa ibu dan anak-anak yang baru dilahirkan dapat diselamatkan dengan cara mencegah dan menangani komplikasi-komplikasi saat hamil, bersalin dan hari-hari pertama sang bayi.

Setiap tahunnya lebih dari 80.000 bayi yang baru lahir meninggal dunia pada bulan pertama hidupnya akibat kondisi-kondisi yang sebenarnya dapat diobati seperti kelahiran prematur, asphyxia kelahiran dan neonatal sepsis.

Sebagai bentuk konkret atas keprihatinannya ini, USAID akan menjalankan program Expanding Maternal and Newborn Survival (EMAS) dengan tujuan meningkatkan kesehatan ibu dan bayi di enam provinsi  di Indonesia yang memiliki angka kematian tertinggi di Indonesia.

Dalam prakteknya, program EMAS diluncurkan oleh Jhpiego, Save the Children, dan Reseach Triangle, Inc. (RTI) dengan kerjasama dari Kementerian Kesehatan, Muhammadiyah dan Rumah Sakit Budi Kemuliaan.
 

(Deb / Deb)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini