14:30 WIB
Jumat, 31 Oktober 2014
Senin, 15 Juli 2013 08:51 WIB

Usus Buntu, Kenali Gejalanya dan Cegahlah

JaringNews
Usus buntu dapat dirasa pada perut sebelah kanan (Foto - healthtap.com)
Usus buntu dapat dirasa pada perut sebelah kanan (Foto - healthtap.com)

Usus buntu terjadi karena usus buntu kemasukan gas atau angin dari pembusukan dan bukan  oleh masuknya biji-bijian

 
 

JAKARTA, Jaringnews.com - Penyakit Usus buntu adalah suatu penyakit yang ditandai dengan adanya peradangan pada bagian usus buntu atau disebut juga apendiks. Sebenarnya usus buntu sendiri adalah suatu penonjolan kecil, yang mana penonjolan ini terletak pada bagian usus tepatnya pada bagian usus besar pada daerah perbatasan antara usus halus, penonjolan ini mempunyai bentuk mirip jari dan berukuran kecil.

Walaupun usus buntu ini tergolong memiliki organ pertahanan bagi tubuh namun demikian dikatakan sebagai organ yang kurang penting, meskipun demikian apabila penderita mengalami peradangan pada usus buntu sebaiknya dilakukan pengobatan dengan segera.

Penyakit usus buntu bisa menyerang siapa saja, tak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa terkena usus buntu. Tetapi penyakit ini sering terjadi pada orang usia 10-30 tahun. Penyakit yang dikenal dengan Apendisitis merupakan kondisi ketika usus buntu Anda meradang dan berisi nanah.

Usus buntu sendiri terletak di awal usus besar. Biasanya akan dipotong ketika meradang karena usus buntu yang pecah bisa menyebabkan peritionitis, yang merupakan peradangan peritoneum, selaput yang melapisi dinding perut dan melindungi organ di bawahnya. Jika usus buntu sudah pecah, itu merupakan situasi yang mengancam jiwa dan Anda harus segera mencari bantuan medis.

Penyebab Terjadinya Penyakit Usus Buntu.

Penyakit usus buntu disebabkan oleh menipisnya dinding usus buntu sebagai akibat dari pengaruh angin atau gas yang masuk ke dalam usus. Angin atau gas ini seharusnya keluar menjadi kentut, tetapi tidak keluar karena ditahan-tahan. Dengan demikian, angin atau gas kembali ke dalam usus besar dengan kemungkinan sangat kecil untuk dapat keluar. Dengan demikian, usus buntu terjadi karena usus buntu kemasukan gas atau angin dari pembusukan dan bukan oleh masuknya biji-bijian ke dalam usus buntu walaupun bentuk kotorannya seperti biji-bijian.

Gejala-Gejala Penyakit Usus buntu.

Gejala utamanya adalah sakit di bagian perut. Lokasi nyeri yang muncul mungkin akan bervariasi, hal ini tergantung pada usia dan posisi usus buntu. Pada anak kecil atau perempuan hamil, sakit yang muncul mungkin berada di tempat berbeda. Kadang ketika perut sakit orang jarang yang berpikir itu usus buntu tapi menduganya maag. Tapi sebenarnya gejala radang usus buntu sangat khas.

Tanda-tanda gangguan pada usus buntu, yaitu :

1. Rasa sakit yang dimulai di sekitar pusar dan sering juga di bagian bawah kanan perut.
2. Rasa sakit akan semakin terasa selama beberapa jam.
3. Rasa sakit akan semakin timbul jika daerah perut bagian kanan bawah ditekan dan kemudian tekanan dengan cepat dilepaskan.
4. Nyeri yang memburuk ketika sedang batuk, berjalan atau melakukan gerakan lain yang mengguncang tubuh.
5. Kehilangan nafsu makan.
6. Mual dan muntah karena adanya hambatan pada usus.
7. Demam.
8. Sembelit
9. Ketidakmampuan untuk membuang gas.
10. Diare
11. Perut yang terlihat membengkak

Jika anda mempunyai gejala-gejala seperti di atas, anda harus berhati-hati, segera obati penyakit usus buntu dengan mendatangi Rumah Sakit.

 
(Mys / Mys)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini
  
  • Terpopuler
  • Terkomentari