09:33 WIB
Senin, 24 November 2014
Jumat, 11 Januari 2013 07:00 WIB

Kurangi Alkohol agar Diet Sukses

JaringNews
Mengurangi minum alkohol tak hanya membantu proses penurunan berat badan, tetapi juga mengurangi risiko kanker (Foto - collegebars.net)
Mengurangi minum alkohol tak hanya membantu proses penurunan berat badan, tetapi juga mengurangi risiko kanker (Foto - collegebars.net)

Kalori dalam alkohol lebih susah dibakar oleh tubuh

JAKARTA, Jaringnews.com - Banyak orang meremehkan jumlah kalori yang ada dalam minuman alkohol. Selain jumlah kalori yang hampir sama dengan biskuit cokelat, kalori dalam alkohol juga lebih susah dibakar oleh tubuh.

The World Cancer Research Fund menunjukkan bahwa mengonsumsi alkohol adalah penyebab utama diet gagal. Mengurangi minum alkohol tak hanya membantu proses penurunan berat badan, tetapi juga mengurangi risiko kanker.

Menjadi gemuk adalah salah satu risiko kanker, setelah merokok. Mengonsumsi satu pin bir setiap hari bisa meningkatkan risiko kanker lever dan kanker usus. Mengetahui kadar kalori dalam alkohol, saat ini terdapat penghitung kalori alkohol secara online. Misalkan dua gelas (ukuran 175 ml) wine mengandung 248 kalori yang sama dengan tiga biskuit cokelat dan membutuhkan 52 menit untuk dibakar dalam tubuh.

Seperti dilansir oleh Daily Mail (2/1) dikatakan, "orang yang melakukan diet seringkali tak menghitung kalori yang ada dalam minuman beralkohol yang mereka konsumsi. Mengurangi minum alkohol bisa memberikan efek besar untuk menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan tubuh," ungkap Kate Mendoza, kepala informasi kesehatan di WCRF.

Atas penelitian ini dapat disimpulkan bahwa mengurangi konsumsi alkohol bisa memberikan banyak manfaat kesehatan.

(Mys / Mys)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini
  
  • Terpopuler
  • Terkomentari