21:12 WIB
Rabu, 23 Juli 2014
Selasa, 18 Juni 2013 14:10 WIB

Tiga Investor Tambang Pasir Besi Berminat Tanamkan Modal di Jember

Arif Purba
Kawasan pantai Paseban kaya kandungan pasir besi (Jaringnews/Arif Purba)
Kawasan pantai Paseban kaya kandungan pasir besi (Jaringnews/Arif Purba)

Kehadiran tiga investor itu merupakan pijakan awal untuk memberdayakan potensi alam yang dimiliki Jember.

JEMBER, Jaringnews.com - Meski mendapatkan penolakan dengan aksi demo secara bergelombang dan bahkan diwarnai aksi pemblokiran jalan menuju kawasan Pantai Paseban, namun Pemerintah Kabupaten Jember tetap menawarkan potensi pertambangan pasir besi kepada investor.

Saat ini, ada tiga investor yang menyatakan minatnya untuk membangun industri pertambangan pasir besi di tiga wilayah kecamatan di Jember selatan. Potensi pertambangan pasir besi itu tersebar di Kecamatan Puger, Kecamatan Kencong (Desa Paseban) dan wilayah Kecamatan Jombang.

Belakangan tiga investor itu disebut-sebut telah siap untuk melakukan eksplorasi. Bahkan, saat ini mereka sedang melakukan uji kelayakan pendirian pabrik pengolahan pasir besi di wilayah Kecamatan Puger.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Pemkab Jember, Ahmad Sudiono, menjelaskan, tiga investor tadi sudah siap melakukan penambangan pasir besi di daerah Puger.

"Yang sudah ada tiga investor yang menyatakan minatnya untuk mengembangkan kegiatan usaha pertambangan pasir di kawasan Kecamatan Puger. Sedangkan di Kecamatan Kencong dan Kecamatan Jombang masih kami tawarkan kepada investor lainnya," papar Sudiono, Selasa (18/6).

Sayangnya, mantan Kadis Pendidikan Jember itu menolak menyebutkan identitas ketiga investor yang berminat membuka usaha pertambangan pasir besi tersebut. Lebih jauh Sudiono menuturkan, ketiga investor itu sedang melakukan uji kelayakan pendirian pabrik pengolahan pasir besi di kawasan pantai Puger dan sekitarnya.

"Kawasan Kecamatan Puger merupakan harta karun Jember yang mampu memberikan kesejahteraan bagi warganya. Tentu saja sepanjang warga ikut mendukung hadirnya investor yang hendak menanamkan modal dan mengembangkan wilayahnya ke sentra industri yang lebih maju," kata Sudiono.

Menurut Sudiono, kehadiran tiga investor itu merupakan pijakan awal untuk memberdayakan potensi alam yang dimiliki Jember.

"Nantinya, potensi sumber daya alam lainnya seperti peternakan dan perikanan, juga akan menjadi bidikan untuk ditawarkan kepada investor. Jadi warga tak perlu khawatir jika hadirnya investor pertambangan pasir besi malah mematikan usaha tani mereka," pungkasnya.

(Arp / Riz)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini