06:26 WIB
Selasa, 2 September 2014
Kamis, 12 April 2012 17:50 WIB

Impor BBM Melesat, Cadangan Devisa Turun di Bulan Maret

JaringNews

Cadangan devisa Bank Indonesia selama bulan Maret turun sebesar US$1,71 miliar dari US$112,2 miliar di akhir Februari menjadi US$110,49 miliar di akhir Maret

JAKARTA, Jaringnews.com - Laju ekspor yang belum meningkat seperti yang diharapkan dibarengi impor yang melesat jauh dari yang diperkirakan, merupakan salah satu penyebab turunnya cadangan devisa Bank Indonesia di bulan Maret. Dan diantara impor yang melesat itu terdapat impor Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terus bertambah.

Menurut data Bank Indonesia, cadangan devisa Bank Indonesia selama bulan Maret turun sebesar US$1,71 miliar dari US$112,2 miliar di akhir Februari menjadi US$110,49 miliar di akhir Maret.

"Cadangan devisa kita memang masih mendapat tekanan karena ekspor tidak tumbuh seperti yg kita duga padahal impornya tumbuh cepat," kata Deputi Gubernur BI, Hartadi A. Sarwono di gedung BI hari ini (12/4).

Secara sederhana dapat dikatakan ekspor merupakan sumber devisa sementara sebaliknya, impor menyedot devisa karena dipakai membayar barang yang diimpor tersebut.

Meskipun demikian Hartadi mengatakan  hal itu tidak perlu dikhawatirkan karena melesatnya angka impor antara lain disebabkan impor raw material (bahan baku) yang mencerminkan bergeraknya industri manufaktur yang diharapkan akan mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Dampak jangka pendeknya transaksi berjalan memang defisit. Tetapi hal itu masih bisa ditutup oleh capital inflow (aliran modal masuk) sehingga pada akhir tahun, capital account (neraca modal) diperkirakan masih akan surplus. Maka bisa diartikan cadangan devisa akan meningkat di akhir tahun," kata Hartadi.

Sementara itu, Gubernur BI mengingatkan defisit transaksi berjalan akan cenderung melebar bila impor BBM terus meningkat. "Itu sebabnya perlunya menaikkan harga BBM Bersubsidi dengan harapan impornya akan turun," kata Darmin lagi.

(Ben / Deb)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini
  
  • Terpopuler
  • Terkomentari