01:15 WIB
Selasa, 23 September 2014
Sabtu, 24 Agustus 2013 07:26 WIB

Pemerintah Berikan Kelonggaran Pengusaha untuk Ekspor Mineral

Albi Wahyudi
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo (Jaringnews/Albi Wahyudi)
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo (Jaringnews/Albi Wahyudi)

Kelonggaran yang akan diberikan pemerintah tidak ada keterkaitannya dengan Permen ESDM No.7 tentang nilai tambah.

JAKARTA, Jaringnews.com - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan memberikan kelonggaran bagi para pengusaha mineral dan batubara untuk bebas melakukan ekspor, bagi perusahaan pertambangan yang sudah Clear and Clean (CNC) yaitu untuk volume ekspor tambang mineral.

"Mengumumkan masalah kuota ekspor untuk mineral, itu bukan dikuotakan tapi yang sudah CNC sementara boleh ekpor," kata Wakil Menteri ESDM, Susilo Siswoutomo di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat kemarin (23/8).

Menurut Susilo, dimana yang biasanya ada batasan tertentu dalam ekspor mineral, maka volume ekspor itu bisa lebih besar dari ketentuan semula. Disamping untuk membantu perekonomian, pemerintah untuk sementara waktu memberikan kelonggaran kuota ekspor mineral.

Kelonggaran yang akan diberikan pemerintah, menurutnya tidak ada keterkaitannya dengan Permen ESDM No.7 tentang nilai tambah. "Tidak ada kaitan dengan Permen ESDM No.7. Permen ESDM No.7 terkait pengolahan yang harus dilakukan industri pertambangan untuk kedepannya," tutur Susilo.

Susilo menambahkan, maksud dari kelonggaran kuota tersebut adalah bila sebelumnya kuota ekspor hanya 100 ribu ton, namun produksinya 150 ribu ton, jadi semuanya boleh diekspor.

(Alb / Deb)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini