11:38 WIB
Senin, 21 April 2014
Senin, 3 Desember 2012 13:34 WIB

Tahun Depan, Pemerintah Berencana Naikkan BBM Subsidi

Albi Wahyudi
Seorang supir Bajaj menghitung uang guna membayar setelah mengisi bahan bakar premium pertamina disalah satu SPBU Kemayoran, Jakarta, (Jaringnews/ Dwi Djoko Sulistyo)
Seorang supir Bajaj menghitung uang guna membayar setelah mengisi bahan bakar premium pertamina disalah satu SPBU Kemayoran, Jakarta, (Jaringnews/ Dwi Djoko Sulistyo)

"Hanya menteri keuangan yang berhak menentukan."

JAKARTA, Jaringnews.com - Pemerintah berencana akan menaikkan BBM subsidi sebesar Rp 6000- 6500 di tahun 2013 untuk menutupi subsidi BBM yang membengkak sebesar 1,2 juta KL.

Wakil Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Rudi Rubiandini mengatakan, tahun depan Pemerintah akan menaikkan BBM subsidi sebesar Rp 6000- 6500 yang akan dinaikkan secara bertahap sebesar Rp 500 hingga situasi ekonomi Indonesia makin membaik.

"Naik itu penting per kuartal, kalau bisa kenaikan secara bertahap sebanyak 4 kali kan lumayan atau per semester karena naik itu penting untuk meningkatkan ekonomi kita. Nanti lihat suasananya, kalau sehat bulan depan kalau tidak sehat jangan dulu," ujar Rudi.

Menurut Rudi, kenaikan BBM itu tidak fix seperti listrik. Kalau BBM tidak bisa ditentukan langsung, untuk menentukan kenaikan BBM hanya menteri keuangan yang berhak menentukan kenaikan dengan melihat kondisi keuangan negara.

"Hanya menteri keuangan yang berhak menentukan, kondisi keuangan lagi bagus atau tidak. Ya kayak di rumah-lah, uang lagi bagus bisa belanja, kalau tidak ada ya jangan," imbuhnya.

Selain itu, kenaikan BBM untuk menghemat angggaran negara yang saat ini sangat besar untuk mensubsidi BBM. Di samping itu pihaknya juga akan mendorong energi baru terbarukan sebagai energi alternatif untuk mengurangi beban penggunaan energi fosil, tukasnya.

(Alb / Ara)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini
  
  • Terpopuler
  • Terkomentari