09:18:53 WIB
Minggu, 01 Mei 2016
Jum'at, 18 November 2011 , 11:52 WIB

Omset Pengelolaan Apartemen Jakarta Lebihi Rp500 Miliar/Tahun

Achmad Adhito Hatanto
Menara Apartemen
Menara Apartemen

Rp500 miliar itu merupakan perhitungan konservatif. Angka tersebut sebenarnya bisa lebih besar lagi.

JAKARTA, Jaringnews.com -- Omset bisnis pengelolaan apartemen  di kawasan Jakarta bisa melebihi Rp500  miliar per tahun. Nilai tersebut berasal dari total jumlah service charge/sinking fund selama setahun yang dibayarkan penghuni ataupun pemilik unit apartemen kepada pihak manajemen apartemen. Pengamat/konsultan properti Budi Santoso menjelaskan hal tersebut di Jakarta.

Ia mengilustrasikan nilai tersebut untuk sebuah menara apartemen. Dengan asumsi bahwa satu menara  punya luas ruang 30 m2 dan saleable area di angka 80%, nilai service charge/sinking fund  yang dibayarkan per bulan yakni Rp360 juta. Bila setahun, angka itu menjadi Rp4,32 miliar. “Itu dengan asumsi bahwa besar biaya-biaya tersebut hanya Rp 15.000/m2 tiap bulan,” ucap Budi via telepon.

Bila di Jakarta sampai kuartal ketiga ada 120.000-an unit apartemen, ia menjelaskan, nilai service charge/sinking fund bisa melebihi Rp 500 miliar per tahun. Persisnya, luas per unit apartemen berkisar18 m2 sampai 150 m2. Dari sini, dapat diambil perhitungan konservatif  bahwa luas tiap unit apartemen adalah 30 m2. Maka, total luas ruang apartemen di Jakarta adalah 3,6 juta per m2.

Dari luasan 3,6 juta m2 itu, dengan asumsi bahwa saleable area sebesar 80% dan nilai service charge/sinking fund di angka Rp 15.000/m2, total nilai per bulan di angka Rp 43,2 miliar. Untuk setahun, angka itu mencapai Rp 518,4 miliar.

Kata Budi, Rp 518,4 miliar per tahun tersebut merupakan perhitungan konservatif. Bila rata-rata nilai service charge/sinking fund di angka Rp 20.000/m2, omset bisnis pengelolaan apartemen di Jakarta bisa lebih besar lagi. Demikian pula bisa rata-rata luas apartemen mengambil angka yang lebih besar, semisal 36 m2.


 

( Dhi / Dhi )

Berita Terkait

Komentar