06:45 WIB
Jumat, 31 Oktober 2014
Senin, 30 April 2012 12:29 WIB

Pertumbuhan Bisnis BPR Capai 22 Persen

Achmad Adhito Hatanto
BPR
BPR

Tingkat NPL BPR seluruh Indonesia terus turun dari waktu ke waktu.

BEKASI, Jaringnews.com - Untuk triwulan pertama tahun 2012 ini, pertumbuhan bisnis BPR (bank perkreditan rakyat) seluruh Indonesia sebesar 22 persen. Itu perbandingan year on year dengan triwulan pertama tahun 2011. Sekretaris Jenderal Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) T. Jaya Tarigan, mengatakan hal tersebut di Bekasi hari ini (30/4).

Tarigan mengatakan bahwa, sampai dengan akhir tahun 2012, pertumbuhan tersebut diperkirakan di kisaran 20 persen sampai 22 persen. "Dalam dua tahun terakhir, angka pertumbuhan tersebut ada di kisaran itu," ujar dia.

Dia pun mengatakan bahwa tanpa sejumlah hambatan berarti, sebenarnya angka tersebut bisa mencapai 25 persen sampai 30 persen untuk tahun 2012. "Persaingan yang ketat membuat angka itu tidak tercapai. Termasuk di situ adalah kiprah bank umum yang banyak ekspansi ke sektor kredit mikro," kata Tarigan yang juga direktur utama BPR Aditama Arta.

Sementara, tingkat NPL (non performing loan) BPR seluruh Indonesia terus turun dari waktu ke waktu. Secara rata-rata, NPL tersebut di angka 6 persen. "Dan untuk tahun 2012 ini, NPL diharapkan bisa turun ke 5 persen."

Saat ini, jumlah kantor BPR di Indonesia di angka 2.800 sampai 3.000 buah. "Itu berasal dari 1.600-an kantor pusat BPR," ucap dia.

(Dhi / Pio)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini
  
  • Terpopuler
  • Terkomentari