10:10 WIB
Minggu, 20 April 2014
Kamis, 19 Januari 2012 07:02 WIB

Pabrik Butadiene Senilai USD 145 Miliar Mulai Dibangun

Ainur Rahman
Menteri M.S. Hidayat Di Peresmian Pabrik Butadiene (Foto: Humas Prop. Banten)
Menteri M.S. Hidayat Di Peresmian Pabrik Butadiene (Foto: Humas Prop. Banten)

Kapasitas produksi pabrik itu direncanakan 100.000 ton per tahun.

CILEGON, Jaringnews.com - Menteri Perindustrian RI M.S. Hidayat bersama Menteri Perdagangan RI  Gita Wirjawan meresmikan dimulainya pembangunan pabrik butadiene pertama di Indonesia milik PT Chandra Asri Petrochemical, Tbk. Hadir pula dalam peresmian itu adalah  Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

Pabrik butadiene ini akan menelan biaya sebesar USD 145 juta dengan kapasitas produksi mencapai 100 ribu ton per tahun. Diperkirakan pabrik ini akan beroperasi pada 2013 yang akan dikelola PT Petrokimia Butadiene Indonesia yang merupakan anak perusahaan Chandra Asri.

"Butadine ini sangat dibutuhkan. Sebagai bahan baku sintetis yang merupakan bahan baku utama industri ban," ujar Menteri Gita Wirjawan kemarin di Cilegon.

Menteri Gita Wirjawan dan Menteri M.S. Hidayat   juga meresmikan peningkatan kapasitas pabrik polypropylene milik Chandra Asri dari 360.000 ton per tahun menjadi 480.000 ton per tahun yang menelan investasi Rp 300 miliar.

Menanggapi aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengenai operasionalisasi Chandra Asri, Menteri Gita Wirjawan mengatakan agar operasionalisasi pabrik dilakukan secara terukur dan terencana.

Hal itu untuk menghindari bencana jika terjadi gempa atau tsunami di mana akan terjadi pergeseran instrumen pabrik yang dikhawatirkan akan meledak atau bocor.

(Ara / Dhi)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini
  
  • Terpopuler
  • Terkomentari