13:23 WIB
Kamis, 2 Oktober 2014
Selasa, 23 Juli 2013 15:50 WIB

PMA Buka 386 Ribu Lapangan Kerja Tiga Bulan Terakhir

JaringNews
Chatib Basri (Jaringnews/ Dwi Sulistyo)
Chatib Basri (Jaringnews/ Dwi Sulistyo)

Investasi PMA sudah mulai bergeser ke sektor manufaktur.

JAKARTA, Jaringnews.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), M. Chatib Basri, menegaskan investasi asing lewat Penanaman Modal Asing (PMA) masih berperan penting dalam penciptaan lapangan kerja di Indonesia. Dalam tiga bulan terakhir, PMA menciptakan 386.566 lapangan kerja, atau 61,71 persen dari total lapangan kerja yang tercipta.

“Jadi memang harus diakui PMA masih memberikan sumbangan yang sangat besar dalam penciptaan lapangan kerja. Apalagi investasi PMA sudah mulai bergeser ke sektor manufaktur,” kata Chatib Basri, dalam jumpa pers di kantornya, hari ini (23/7).

Dia menambahkan, PMA pada tiga bulan terakhir terutama berada pada sektor pertambangan (US$1,2 miliar), alat angkut dan transportasi lainnya (US$1 miliar), transportasi, gudang dan telekomunikasi (US$0,8 miliar) dan sektor logam dasar, barang kimia dan farmasi (US$0,6 miliar).

Ada pun lokasinya tersebar di Jawa Barat (US$1,6 miliar), Banten (US$1,3 miliar), DKI Jakarta (US$1,0 miliar), Jawa Timur (US$0,8 miliar) dan Papua (US$0,5 miliar.

Menurut Chatib Basri, pada triwulan kedua 2013, total realisasi PMA mencapai Rp66,7 triliun tumbuh 1,8 persen dibanding triwulan pertama yang sebesar Rp65,5 triliun. Angka ini relatif kecil bila dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu, dimana PMA tumbuh 8,93 persen dari Rp51,5 triliun pada triwulan pertama menjadi Rp56,2 triliun pada triwulan kedua.

Chatib Basri mengakui mulai adanya perlambatan pertumbuhan realisasi investasi PMA.  Setengah tahun pertama 2013, total realisasi PMA tercatat sebesar Rp132,2 triliun atau 49,38 persen dari target. Namun, ia berharap, target sebesar Rp272 triliun di akhir tahun diharapkan dapat tercapai. “Kita tidak boleh menyerah,” kata dia.

Total penyerapan tenaga kerja secara langsung pada triwulan II tahun ini, lanjut Chatib, tercatat sebesar 626.376, dimana sebesar 239.810 diantaranya disumbang oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Ia menambahkan, baik PMA maupun PMDN diperkirakan memberikan efek ganda bagi penyerapan tenaga kerja secara tidak langsung sebesar empat kali.

(Ben / Deb)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini
  
  • Terpopuler
  • Terkomentari